Kadis PUPR : Keterbatasan Paket Pekerjaan Penyebab Sulitnya Membagi Pekerjaan

0
Ilustrasi pekerjaan

Ilustrasi pekerjaan

Tanah Merah, PSP – Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang Kabupaten Boven Digoel dipalang oleh pengusaha lokal yang tergabung dalam Gapensi, Gapeksindo dan Askopindo, beberapa waktu lalu. Alasan pemalangan itu karena Dinas PUPR dinilai tidak transparan dalam pembagian paket pekerjaan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Boven Digoel, Ferdinandus Tethool mengatakan pengumuman 69 Paket GEL dan IKD yang dilakukan pihaknya ditahun anggaran 2020, dari sisi pembagiannya memang sangat terbatas, sehingga menyulitkan mereka dalam proses pembagian.

Menurutnya, dengan keterbatasan paket pekerjaan yang ada tentu sulit untuk mengakomodir semua rekanan dan mitra kerja yang notabene jumlahnya mencapai tiga ratus rekanan. “ Besar harapan dengan adanya pengumuman paket pekerjaan GEL dan IKD, semua pihak harus berbesar hati dengan menerima semua keterbatasan yang ada di Dinas Pekerjaan umum, terkait pengumuman GEL dan IKD ditahun anggaran 2020 yang hanya berjumlah 69 Paket pekerjaan,” kata Ferdinandus saat ditemui di Kantor Dinas PUPR, kemarin.

Dikatakan Ferdinandus Tethool, terkait permasalahan yang dihadapi, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi para rekanan sebagai mitra kerja pembangunan.

“Paket Pekerjaan hanya 69, sehingga dalam proses pembagian tentu tidak cukup. Dengan keterbatasan ini tentu tidak menyelesaikan masalah. Namun yang terpenting bagaimana kita berupaya untuk meminimalisir terhadap masalah-masalah yang kami hadapi, dengan memfasilitasi teman-teman sebagai mitra kerja pembangunan, saya pikir kita harus paham akan hal ini. Dan diupayakan dalam waktu yang tidak lama kita akan panggil asosiasi-asosiasi yang ada untuk kita bicarakan,” pungkasnya. [VER-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *