72 Koli Surat Suara Pilkada Tiba di Merauke

0
Ketua KPU Merauke membuka dan memperlihatkan surat suara, kepada tim penghubung paslon, di Aula LPP RRI Merauke, kemarin (2)

Ketua KPU Merauke membuka dan memperlihatkan surat suara, kepada tim penghubung paslon, di Aula LPP RRI Merauke, kemarin. Foto: PSP/FHS

Merauke, PSP – Sebanyak 72 koli surat suara untuk Pemilukada Kabupaten Merauke tahun 2020, telah tiba. Kedatangan surat suara tersebut disaksikan langsung oleh Bawaslu, tim penghubung masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil bupati di Aula LP RRI Merauke, Selasa (24/11).

Ketua KPU Merauke, Theresia Mahuze,SH mengemukakan surat suara yang tiba itu sudah termasuk, 2,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Merauke ditambah dengan surat suara untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU). DPT untuk Kabupaten Merauke  sebanyak 138.348.

“Untuk 70 koli, setiap satu kolinya berisi 2.000 lembar surat suara. Sedangkan satu koli ada yang berisi 1.807 surat suara. Kemudian, satu koli lainnya, berisi 2.000 untuk PSU. Jadi totalnya, sekitar 141.000 lebih,” terang Theresia saat dijumpai wartawan di Aula LPP RRI, kemarin.

Kini pihaknya langsung melakukan penyortiran dan pelipatan suara suara dengan estimasi waktu selama dua hari, diharapkan sudah rampung. Penyortiran dan pelipatan itu hanya melibatkan pegawai KPU saja. Mengingat waktunya cukup singkat dan untuk pencoblosan sisa 15 hari lagi. “Harus disortir lagi, jangan sampai ada yang rusak. Kalau ada, agar segera dicetak kembali,” ujarnya.

Awal bulan Desember 2020, sudah harus dilakukan pengiriman (droping), khususnya wilayah yang jauh, seperti Distrik Kimam, Ilwayab, Tabonji dan Waan. Minimal, lima hari sebelum pelaksanaan (H-5), semua logistik sudah tiba di sana. Sementara, distrik terdekat, dilaksanakan H-2 atau H-3.  “Hari ini kita fokus penyortiran dan pelipatan dulu,” singkatnya. Logistik lainya yang sudaa tiba juga yakni kotak suara, bilik suara, tinta, segel, juga alat pelindung diri (APD). Sementara yang masih dalm proses pengiriman formulir hasil di Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Paling lama tanggal 26 November 2020, sudah tiba semua. APD juga masih kekurangan,” pungkasnya.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *