MPP Perdana di Indonesia Timur akan Dibangun di Merauke
Merauke, PSP – Berada di ujung timur Indonesia tidak membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tertinggal dari sisi konsep pembangunan berbasis pelayanan public. Pemkab Merauke malah berinisiatif menjadi pelopor percepatan pembangunan di wilayah Indonesia Timur.
Bukan cuma retorika semata. Pemkab Merauke sudah menyiapkan rancangan untuk membangun Mal Pelayanan Public (MPP). Mal ini, bukanlah pusat berbelanja moderen, tetapi tempat berlangsungnya kegiatan atau aktivitas penyelenggaraan pelayanan publik atas barang, jasa dan/atau pelayanan administrasi yang merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu baik pusat maupun daerah, serta pelayanan Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah dan Swasta dalam rangka menyediakan pelayanan yang cepat, mudah, terjangkau, aman dan nyaman.
MPP bertujuan untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.
Keinginan Pemkab Merauke tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Apresiasi tersebut ditunjukan dengan kunjungan Plt Asisten Deputi Kordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah 3, Kempan-RB Muhammad Yusuf Kurniawan ke Kabupaten Merauke. Dia hadir untuk mengisi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) rencana teknis pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP), di Kantor Bupati, Jumat (20/11/2020).
Saat memberi sambutan Yusuf mengungkapkan, bila jadi maka MPP di Merauke ini menjadi yang pertama ada di wilayah Papua dan Maluku dari 29 MPP yang ada di Indonesia. Yusuf berharap, rencana ini akan terealisasi dan selesai seuai dengan perencanaan yang dibuat.
“Ini kami sambut positif, karena berdasarkan data yang ada saat ini di Indonesia baru 29 MPP. Dari 29 itu, satupun belum ada yang berada di Indonesia timur, paling jauh ada di pulau Sulawesi. Kami berharap MPP di Merauke ini bisa menjadi yang pertama di Tanah Papua, karena ini belum ada sama sekali,” ungkap Yusuf.
Melalui MPP ini, kata dia, akan membuat seluruh pelayanan yang ada menjadi terintegrasi, sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan berbagai bentuk perizinan. “Kami harap di Merauke bisa mewujudkan mimpi kita bersama agar pelayanan bisa terintegrasi dalam satu tempat yang sama. Sehingga masyarakat pengguna pelayanan bisa lebih nyaman lagi dalam mendapatkan pelayanan di mal pelayanan publik yang akan dibuat,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Merauke, Frederikus Gebze mengungkapkan pembangunan MPP akan dilakukan secara bertahap. Pasalnya anggaran yang dialokasikan relatif terbatas. Namun demikian, ia berharap nantinya rencana ini bisa terealisasi dengan baik.
“Oleh karena itu, perencanaan harus kita lihat dengan baik, supaya apa yang menjadi urgensitas, menjadi prioritas harus dilaksanakan. Kami terima kasih, bapak sudah hadir, mudah-mudahan bisa mengasistensi kita, dan kita bisa mendapat masukan. Semoga pelaksanaan pembanguan MPP ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Freddy dalam sambutannya. [WEND-NAL]
