Gunakan DAK Rp. 9,2 M, Kepala Perpusnas Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah Merauke

0
Peresmian Gedung baru Perpustakaan Daerah kabupaten Merauke oleh Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Drs. Muhammad Syarif Bando, MM.

Peresmian Gedung baru Perpustakaan Daerah kabupaten Merauke oleh Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Drs. Muhammad Syarif Bando, MM.Foto: PSP/CR22

Merauke, PSP – Tabuhan Tifa oleh Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Drs. Muhammad Syarif Bando menandai diresmikannya gedung baru Perpustakaan daerah kabupaten Merauke. Gedung yang memakan waktu pengerjaan selama 194 hari dan selesai pada Oktober 2020 ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp9,2 miliar lebih.

Dalam sambutannya, Syarif mengatakan saat ini fokus pembangunan tidak lagi terhadap insfrastruktur, melainkan bagaimana menghasilkan SDM yang berkualitas.

“Betapa kualitas SDM itu penting kita bangun, penting kita tingkatkan untuk meningkatkan kesejahteraan. Peningkatan SDM pada saat ini tidak hanya dibatasi dalam ruang –ruang kelas, tidak hanya dibatasi pada peserta didik dari kelas doktoral, karena ilmu doktoral yang kita peroleh hanya 15%, 85% ilmu yang kita dapatkan itu semua dari pengalaman,” ujar Syarif.

Selain itu, lanjut Syarif, perpustakaan nasional telah merancang layanan tranformasi yang berbasis inklusi sosial.

“ Kita sekarang berada di abad 20, kita sekarang bicara tentang tranfer knowledge. Karena itu, dalam upaya perjuangan Perpustakaan Nasional, kami merancang yang namanya tranformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial,” lanjunya.

Dimana, Perpustakaan diharapkan dapat mendampingi dan mengedukasi masyarakat yang termajinalkan agar bisa memiliki suatu usaha untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.

” Selain kami meresmikan ini, kami juga akan melaunching Pojok Baca yang nanti akan menjadi tempat pembelajaran masyarakat. Dimana Perpustakaan turun ke lapangan mendampingi masyarakat termajinalkan. Tugas perpustakaan dan jajarannya akan mengedukasi masyarakat sampai dia bisa memiliki usaha dan bisa bangkit dengan ekonomi sekelas home industri,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Ruslan Ramli mengatakan era globalisasi kemajuan teknologi telah menyebabkan interaksi antarbangsa tidak terbatas ruang waktu. Sehingga ilmu pengetahuan saat ini banyak dipenuhi konsep-konsep kanal yang terus diperbaharui. 

“Demikian dengan perpustakaan yang diharapkan terus berinovasi dalam teknologi. Perpustakaan sudah berkembang pesat mengembangkan format digital dan jaringan internet agar akses pengetahuan lebih mudah dan cepat,” katanya.

Ia juga berharap, dengan selesainya pembangunan gedung baru perpustakaan daerah tidak berhenti sampai di situ, tetapi kedepannya akan terus berkelanjutan.

“Kami berharap pembangunan tidak berhenti dengan selesainya pembangunan, tetapi terus berkelanjutan mendukung teknologi informasi, seperti akses pengadaan buku elektronik (e-book) agar manfaat yang dirasakan masyarakat Kab. Merauke lebih luas,” pungkasnya. Gedung baru yang berdiri di atas lahan seluas 2.977 meter persegi dengan luas bangunan 821,5 meter dengan dua lantai, memiliki beberapa fasilitas diantaranya ruang informasi dan lobby, ruang literasi, ruang miniatur Merauke, ruang baca, koleksi PAUD dan TK, ruang pengelolaan server/data, multimedia, dan auditorium. Selain itu, secara simbolis, Kepala Perpusnas juga memberikan bantuan 5 unit mobil perpustakaan keliling untuk Kab. Merauke, dan provinsi Papua.[CR22-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *