Ratusan Personil TNI dan Instani Lainnya Padamkan Karhutla
Lokasi latihan bencana Karhutla yang digelar oleh Korem 174ATW dengan menggandeng instansi lainnya.Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Tim SAR gabungan melakukan pemadaman atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kebun Coklat, Distrik Tanah Miring, Rabu (21/10). Kebakaran hutan dan lahan sudah mencapai luas sekitar 4 Hektar serta  memasuki  areal pemukiman warga masyarakat. Setelah menerima laporan dari kepala kampung, tim SAR gabungan melakukan evakuasi masyarakat dan memberikan pertolongan kepada mayarakat sekitar.
Demikian latihan yang digelar Korem 174/Merauke beserta jajarannya menggelar latihan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Gulben Karhutla) sebagai antisipasi dalam menghadapi bahaya kebakaran hutan dan lahan dimusim kemarau di wilayah Merauke.
Komandan Korem 174/Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko melalui Kasi Ops, Kol Inf Ferdial Lubis mengemukakan dalam latihan itu menggambarkan kampung Kebun Coklat merupakan hutan dan lahan yang luas sudah kering karena kemarau. Sementara masyarakat mempunyai kebiasaan dalam membuka lahan baru dengan cara melakukan pembakaran hutan yang akan dijadikan kebun. Akhirnya, api pun merembet ke pemukiman warga dan susah untuk dikendalikan. Dengan kesiapan personel dari unit yang sudah tergelar dengan melibatkan instansi terkait berhasil menjinakkan api.
“Sesuai perintah tugas latihan dari komando atas, Korem 174 memberikan perbantuan kepada Pemerintah daerah dengan menggelar latihan Gulben Karhutla,” terang Kasi Ops, kemarin.
Kasi Ops menyebut, latihan penanganan bencana alam itu bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dalam membantu masyarakat dan pemerintah setempat serta menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan negara.
“Latihan ini penting dilakukan bagi setiap prajurit. Sebab, di jajaran TNI tidak mengenal istilah prajurit hebat, yang ada hanyalah prajurit terlatih,” ujarnya.
Latihan drill taktis ini langsung dihadapkan seolah-olah dengan situasi keadaan medan yang sebenarnya dan sasaran utamanya yakni Penanggulangan kebakaran lahan dan hutan. Setiap tahunnya kebakaran hutan terjadi di bebeberapa wilayah Indonesia, termasuk di Merauke. Latihan Gulben Karhutla tersebut melibatkan 150 personel terdiri dari TNI AD jajaran Korem 174 Merauke, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Merauke, badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Merauke, Serta Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Merauke termasuk Denkesyah Merauke dan sebagai Posko Latgulben berada di Kantor Distrik Tanah Miring.[FHS-NAL]
