Masih Banyak Masyarakat yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan

0
Tampak pedagang dan pengunjung Pasar Wamanggu tidak mengenakan masker (2)

Tampak pedagang dan pengunjung Pasar Wamanggu tidak mengenakan masker. Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Jumlah kasus pasien terpapar Corona di Merauke mengalami naik turun. Alias tidak adanya penurunan secara drastis.  Kelihatannya, justru hal ini tidak menjadi momok ketakutan bagi kebanyakan orang di Merauke. Makin hari masyarakat tampaknya tidak menghiraukan lagi yang namanya social distancing, berjamahan tangan maupun tidak menggunakan masker.

Di Pasar Wamanggu misalnya, masih banyak terlihat pengunjung maupun pedagang pasar yang tidak mengenakan masker. Mereka lalu lalang seolah tidak ada virus di sekitar mereka.

Bahkan, fasilitas tempat peencuci tangan yang sempat diperbantukan oleh Yayasan Budi Luhur beberapa waktu lalu tidak dipergunakan lagi dan tampak berkarat.

Wartawan media ini pun mencoba menanyai pengunjung dan pedagang pasar Wamanggu kemarin.

Ibu Nuri misalnya, ia datang ke pasar menggandeng anaknya. Anak nya menggunakan masker sedangkan dirinya tidam menggunakan masker.

“Tadi saya lupa aja mas, yang penting dia (anaknya) pakai masker,” ujar Ibu Nur tertawa.

Sedangkan, pedagang pasar yang enggan disebutkan namanya, ia berjualan dengan tidak menggunakan masker mengaku tidak perlu takut lagi dengan corona.

“Sudah tra usah takut corona, barang itu de tidak tidak ada. Kita perlu cari uang ini,” ujar dia dengan nada tinggi. Dari pantauan itu, terlihat masih banyak pedagang dan pengunjung pasar tidak mengenakan masker dan tidak menerapkan social distancing. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *