Jumlah Pasien Covid-19 Naik Turun, Nevile : Tetap mengindahkan Protokol Kesehatan
dr. Nevile R. Muskita
Merauke, PSP – Tidak dipungkiri lagi, jumlah kasus pasien Covid-19 di Merauke belum bisa hilang secara total. Bahkan, jumlah dalam data update kasus di Merauke grafik dalam hitungan perharinya mengalami naik turun.
Seperti pada tanggal 6 Oktober 2020 jumlah pasien ada di angka 23 orang, 7 Oktober 27 orang, nah dihari berikut 8 Oktober angka kembali menurun menjadi 24 orang. 2 hari kemudian setelah tanggal itu 10 Oktober pasein kembali bertambah 2 orang dengan total 26 orang, dan ditanggal 13 Oktober kemarin 1 orang dinyatakan sembuh sehingga total pasien Covid-19 yang dirawat saat ini di RSUD Merauke berjumlah 25 orang.
Juru Bicara Covid-19 Merauke dr. Nevile R. Muskita, mengatakan angka naik turun pasien Covid di Merauke sudah menjadi hal yang lumrah. Namun, disisi lain semua pihak harus tetap bersama – sama mengindahkan protokol kesehatan. Sebab, kunci penularan adalah dari pelaku perjalanan.
“Kalau memang ingin jumlah turun ya harus tutup. Tapi kan tidak bisa tutup (penerbangan). Jadi konsekuensi tetap naik turun,” ujar Nevile dari balik selulernya, kemarin.
Dikatakan Nevile, pasien yang dirawat di RSUD saat ini semuanya merupakan pasien baru yang adalah pelaku perjalanan luar daerah. Yang usianya mulai dari 20 tahun hingga 40 tahun.
“Pasien sekarang semua orang baru semua,” kata Nevile.
Ia juga mengatakan, pengobatan terus dilakukan tim medis. Begitupun ketersediaan obat – obatan sedianya sampai saat ini masih mencukupi.
Ditanya soal rapid tes, Nevile bilang, rapid tes bagi masih masyarakat hingga kini masih terus diberlakukan. Dan masyarakat yang membutuhkan juga tetap dikenakan biaya.
“Rapid tes masih tetap diberlakukan, stok tersedia karena tanggung jawab kami menyediakan,” ucapnya.
Menurutnya, rapid tes akan tetap diadakan, sebab melalui rapid tes menjadi acuan untuk memantau masyarakat. Nevile berpesan, masyarakat harus tetap waspada dan mematuhu anjuran protokol kesehatan. [ERS-NAL]
