Kelangkaan Minyak Tanah, Urbanus: Ada Permainan Di Pangkalan
Urbanus A. Kaize
Merauke, PSP – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Merauke, Urbanus A. Kaize menilai bahwa terjadinya kelangkaan minyak tanah saat ini terjadi akibat adanya permainan ditingkat pangkalan.
Menurutnya, dari hasil analisa yang ia lakukan dari tingkat pertamina sampai di tingkat agen, tidak ada persoalan, baik jumlah kuota yang disalurkan sampai waktu yang penyaluran.
“Ini yang dari atas, dari pertamina sampai pangkalan sudah disalurkan sesuai dengan kuota yang diberikan. Dari pengkalan ke masyarakat itu yang terjadi permainan disitu. Contohnya saja di pertamina sudah tidak ada masalah, sudah sesuai prosedur yang diberikan,” kata Urbanus kepada Papua Selatan Pos diruang kerjanya, Senin (05/10/2020).
Ubanus menambahkan, pada tingkat pangkalan, seringkali satu oknum yang sama melakukan pendobelan pembelian dengan cara mengganti kendaraan. Selain itu, menurutnya, tidak ada regulasi yang mengatur persoalan ini.
“Masalahnya simple saja, mobil yang satu datang, orang yang sama nanti datang lagi dengan mobil yang lain, kemudian datang lagi pake mobil lain lagi. Hanya saja yang dari pangkalan ke masyarakat, sampai sekarang kan kita tidak lihat regulasinya. Karena itu, satu orang saja, dia bisa menggunakan 3 kendaraan untuk BBM,” ujarnya Berkenaan dengan persoalan ini, menurutnya ia telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membentuk tim guna melakukan pengawasan dan pengontrontrolan dilapangan. “Makanya jalan keluar yang kita tempuh adalah kita membuat surat keputusan berupa tim yang harus turun mengontrol penyaluran BBM ini,” pungkasnya. [WEND-NAL]
