Rumah Aspirasi Solaeman Hamzah Gagas Sekolah Restorasi
Sekolah Restorasi Rumah Aspirasi Solaeman Hamzah. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Rumah Aspirasi Solaeman Hamzah menggelar Sekolah Restorasi bagi mahasiswa-mahasiswi asli Papua. Kelas di sekolah restorasi ini dibuka satu kali pada setiap akhir bulan.
Direktur Eksekutif Rumah Aspirasi Solaeman Hamzah sekaligus Penggagas Sekolah Restorasi, Fausun Nihaya mengatakan bahwa sekolah ini berbeda dengan sekolah atau perguruan tinggi pada umumnya. Pasalnya, materi belajar yang dibuat bertujuan pada penguatan sumbar daya manusia.
“Materi-materi yang kami berikan itu berbeda dengan materi-ateri kuliah, jadi lebih kemateri kepemimpinan, public spiking, kewirausahaan, tekhnik lobi, dan jurnlaistik,” kata Fausun kepada awak media, Sabtu (27/9/2020).
Dalam sekolah Restorasi, imbuh Fausun, setidaknya ada ratuan mahasiswa yang tergabung dan selalu antusias dalam mengikuti berbagai program pembelajaran. “Peserta kita kurang lebih ada 100 orang, dan 93 nya adalah anak asli Papua, yang paling banyak dari Boven Digoel, selanjutnya dari Merauke, Asmat dan Mappi,” sebutnya.
Nantinya, satu orang mahasiswa yang memiliki nilai terbaik, akan dikirim ke Jakarta untuk mengikuti pendidikan di Akademi Bela Negara. “Mereka disini akan kami siapkan kaos seragam, konsumsi, dan nanti juga ada sertifikat. Nanti ada ujian, dan bagi yang terbaik akan kami kirim untuk mengikuti sekolah akademi bela negara milik Nasdem di Jakarta,” ujarnya. Selain itu, Fausun berharap, anak-anak sekolah restorasi ini memiliki kecakapan dan kemampuan yang lebih dibanding dengan anak-anak lainnya. “Saya berharap betul, anak-anak punya kecakapan emosional. Jadi bagaimana mereka bisa mempraktekkan apa yang didapat disini. Kami hanya inggin anak-anak ini mempunyai kemampuan yang lebih, yang ikut sekolah ini harus berbeda,” harapnya. [WEND-NAL]
