Beberapa Pekerja dan Perusahaan Keluar dari Kepesertaan BP Jamsostek
Alamsyah Ali,ST
Merauke, PSP – Di masa pandemi Covid-19 kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan juga mengalami pengurangan. Hal ini disebabkan beberapa perusahaan yang memperkerjakan pekerja menarik diri alias keluar dari kepesertaan BP Jamsostek karena tidak memiliki pemasukan
Demikian disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Merauke Alamsyah Ali,ST, Selasa (22/9).
“Ada yang keluar, tapi kami belum melakukan pendataan berapa banyak yang keluar selama pandemi ini. Karena ada beberapa pekerja dan perusahaan yang tutup dan kemudian memberhentikan kepesertaan mereka,” ujar Alamsyah.
Alamsyah menyampaikan, dari isi surat yang diberikan ke BPJS Ketenagakerjaan, alasan para perusahaan baik pun peserta mandiri, akibat dampak pandemi yang tidak memiliki pemasukan.
“Alasan mereka, dari isi surat memang karena dampak pandemi karena mereka tidak memiliki pemasukan. Alasan ke kami juga harus jelas memang untuk keluar,” kata Alamsyah.
Terkait dengan iuran yang sudah dibayarkan, kata Alamsyah, sedianya bisa diklaim oleh bersangkutan.
“Apabila misalnya dia mengikuti JHT misalnya, tentu bisa diklaim,” ungkapnya.
Kendati begitu, tambah Alamsyah, ada pula perusahaan yang tetap eksis menambah pekerja dan kemudian mendaftarkan pekerja sebagai peserta BP Jamsostek. “Tapi ada juga yang masuk dan perusahaan yang tetap eksis menambahkan pekeerja kemudian mendaftarakan pekerja sebagai peserta,” tambahnya. [ERS-NAL]
