Akibat Covid-19, Rencana Pembangunan Lima Ruas Jalan Tertunda

0
Ir.H.B.L.TOBING, M.Eng

Ir.H.B.L.TOBING, M.Eng

Merauke, PSP – Akibat adanya pandemi covid-19, rencana pembangunan 5 ruas jalan di Kebupaten Merauke tertunda. Pasalnya, rencana pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dialihkan penggunaannya untuk penanganan dan pemberantasan covid-19. 

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pekerjaan Umum, Ir. H.B.L Tobing, M.Eng, melalui Kepala Bidang Bina Marga Kabupaten Merauke, Leo Patria Mogot mengatakan bahwa rencana pembanguan 5 ruas jalan yang terpending sebagian besar berada dikawan pedalaman.

“Target yang terpending (tunda) kemarin itu memang nilainya agak besar-besar. Ada 5 ruas yang dibiayai oleh kementerian pekerjaan umum melaluai DAK di kawasan perbatasan, seperti didaerah Muting, Bupul, Bad, Nokenjerai. Semua adalah peningkatan jalan, dari jalan tanah menjadi jalan aspal,” kata Leo kepada wartawan di kantornya, Kamis (17/9/2020).

Dengan dikuranginya anggaran pembanguan yang bersumbar dari DAK, sehingga sementara ini pembangunan dilakukan dengan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah daerah. “Ruas-ruas jalan yang kita tangani di 2020, murni hanya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Merauke,” ujarnya.

Beberapa ruas jalan yang sementara ini berjalan, imbuh Leo, hanya dilakukan disekitar Kota dan pinggiran kota saja. Hal ini dalam upaya untuk mensukseskan PON Papua yang rencananya akan dihelat tahun depan. “Dalam kota kita tetap terfokus dalam rangka menyongsong PON, beberapa rusa yang kita tangani dalam kota, yaitu didaerah menuju stadion Katalpal, Jalan Natuna, Distrik Kurik, Kumbe, dan Salor,” sebutnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *