Palang Stasiun Pompa Air Hanya Berlangsung Dua Jam
Petugas dari Polres Merauke membuka palang di pintu masuk stasiun pompa air di Jalan Parakomando, kemarin.Fotro: PSP/FHS
Merauke, PSP – Petugas dari Polres Merauke membuka palang yang dilakukan oleh kelompok masyarakat di Stasiun Pompa Air milik PT Perusahan Daerah Air Minum (PDAM, yang berlokasi di Jalan Parakomando, Selasa (15/9). Pemalangan itu ditandai dengan pemasangan berupa janur di pintu masuk dan penggombokan di kamar mesin pompa air.
Kapolres Merauke melalui Kabag Ops, AKP Erol Sudrjat,S.Sos,M.Si, mengatakan pemalangan itu hanya berlangsung dua jam saja. Setelah adanya laporan pemalangan, anggota langsung bergerak menuju TKP dan membuka palang, karena ini menyangkut fasilitas umum.
Stasiun pompa air tersebut kata Kabag Ops, merupakan fasilitas umum yang digunakan hampir seluruh masyarakat kota Merauke, dalam hal ini untuk kebutuhan air. Tentunya, jika dipalang akan menimbulkan keresehan masyarakat. Kami dengan cepat langsung membuka palang tersebut sehingga air dapat mengalir seperti biasa,” ujar Kabag Ops, usai pembukaan palang itu.
Kepada masyarakat yang melakukan pemalangan, Kabag Ops meminta untuk membicarakan soal tujuan dari pemalangan itu dengan baik di kantor polisi. Bila ada permasalahan yang belum selesai, agar bisa diambil langkah-langkah. “Hindari pemalangan yang mengganggu fasilitas umum. Karena, ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” pungkasnya. [FHS-NAL]
