Empat Bapaslon Bupati-Wabup Diterima KPU Merauke
Ketua Bawaslu Provinsi Papua Metusalak Infandi,SH didampingi komisioner Bawaslu Merauke saat berada di proses pendaftaran kandidat di KPU Merauke.Foto: PSP/ERS
Merauke, PSP – Berkas dari empat bakal pasangan calon Bupati dan Wakil bupati Merauke tahun 2020, yang mendaftar, diterima oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Merauke. Keempat bapaslon itu yakni pasangan Drs.Romanus Mbraka,MT-Riduwan,S.Sos,M.Pd (ROMARIN), pasangan Heribertus Silubun,SH-Bambang Setiadji Suji,S.Sos (HEBAT). Kedua pasangan itu mendaftar di hari pertama, Jumat (4/8). Kemudian disusul, pasangan Hendrikus Mahuze,S.Sos,M.Si-Edy Santosa,B.Sc (HERMES), yang mendaftar di hari kedua, Sabtu (5/9) dan pasangan terakhir, Herman Anitu Basik-Basik-Sularso,SE (HERO), mendaftar di hari terakhir, Minggu (6/9).
Ketua KPU Merauke, Theresia Mahuze,SH mengemukakan, setelah dilakukan verifikasi persyaratan pencalonan dan persyaratan calon, hasilnya untuk kelengkapan maupun keabsahan persyaratan pencalonan, telah lengkap dan memenuhi syarat. Begitu juga dengan syarat calon, dinyatakan lengkap. Dengan demikian, pendaftaran mereka diterima.
“Kami menerima semua dokumen, persyaratan pencalonan dan syarat calon”, ujar Theresia, di hari terakhir pendaftaran, kemarin.
Untuk syarat calon, dalam tahapan kali ini, kata Theresia, pihaknya hanya melakukan verifikasi terkait kelengkapan keberadaan, ijazah, SKCK, surat kepailitan, NPWP maupun yang lainnya. Mengenai keabsahannya, akan dilakukan verifikasi, sesuai dengan jadwal mulai 6 hingga 11 September 2020 nanti.
“Dalam proses pendaftaran ini, KPU memperlakukan semua bakal pasangan calon (bapaslon) secara adil dan setara”, ucapnya.
Setelah berkas diterima KPU, tahapan selanjutnya, empat bapaslon melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Dok II, Jayapura. Karena sesuai dengan keputusan KPU RI, bahwa pemeriksaan kesehatan bagi bapaslon dilakukan di RSUD tipe A atau tipe B. Di Papua sendiri, baru ada RSUD tipe B yang berlokasi di Jayapura.
Dalam pemeriksaan kesehatan ini, bapaslon sudah menyerahkan hasil SWAB yang juga akan dibawa ke Jayapura untuk pemeriksaan kesehatan selanjutnya. Di sana, selain pemeriksaan jasmani rohani, ada juga pemeriksaan di BNN dan psikologi. Berdasarkan jadwal, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan mulai 8 hingga 11 September 2020. Hasil pemeriksaan kesehatan tersebut diserahkan pihak RSUD DOk II Jayapura ke KPU, 12 September 2020 nanti.
“Besok ( hari ini,red) saya berangkat ke Jayapura mengikuti kegiatan dan mengawal proses pemeriksan kesehatan bapaslon”, ucapnya. Pendaftaran Bapaslon Bupati dan Wakil bupati sendiri ditutup pukul 24.00 Wit tadi malam. [FHS-NAL]




