Basarnas Cari Korban Kapal Tenggelam di Torasi
Petugas SAR saat bertolak ke lokasi tenggelamnya kapal di Torasi, kemarin. Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Petugas dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke bersama SAR gabungan lainnya melakukan upaya pencarian terhadap korban kapal KMN. Pelita Makmur yang tenggelam di perairan Torasi, Distrik Naukenjerai, Rabu (26/8), sekira pukul 20.00 Wit. Ada 6 anak buah kapal (ABK) yakni Anis (nahkoda), Manto, Banai, Poli, Tompo dan Marcel.
“Lokasi kejadian kecelakaan adalah di perairan Torasi atau tepatnya di koordinat 09⁰23’10’’ S – 140⁰50’40’’ E. Berjarak tempuh 73.6 NM atau sekitar 137 km dari dermaga Dinas Perikanan Merauke ke arah tenggara”, terang Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke, Supriyanto Ridwan, S.E selaku SAR Mission Coordinator (SMC), kemarin.
Supriyanto menyebut, pukul 12.18 wit (kemarin), berhasil ditemukan empat korban dalam kondisi selamat atas nama Banai, Anis, Tompo, dan Marsel oleh kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Mereka lalu, dievakuasi ke Pos Angkatan Laut Torasi. Dengan demikian masih ada dua korban lagi yang masih dalam pencarian.
Kantor Pencarian Dan Pertolongan (Basarnas) Merauke memberangkatkan 1 tim menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan diperkirakan akan tiba di lokasi kejadian pada pukul 20.30 wit malam. Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR kali ini terdiri dari Lantamal XI Merauke (pos Torasi dan Satrol), Polair Polres Merauke, Koramil Kondo, Bakamla Merauke, Merauke Rescue Squad (MRS) serta nelayan dan masyarakat sekitar Torasi.
Menurutnya, upaya pencarian akan dilakukan di sekitar lokasi kejadian dengan memanfaatkan peralatan dan pengerahan tim gabungan yang ada. Mengingat kondisi cuaca berdasarkan data dari BMKG dengan ketinggian gelombang mencapai 3 meter, maka ia berpesan pada tim di lapangan untuk tetap mengutamakan keselamatan. “Kemudian, semua tindakan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku di tengah pendemi saat ini,” pintanya.[FHS-NAL]
