Kasus Covid-19 Meningkat karna Pelaku Perjalanan, PJ Sekda: Belum Ada Rencana Penutupan Bandara

0
PJ Sekda, Ruslan Ramli

PJ Sekda, Ruslan Ramli

Merauke, PSP – Penambahan kasus covid-19 di Merauke terus meningkat. Penambahan berasal dari para  pelaku perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang dari daerah luar Merauke.  

Merespon hal ini, Pejabat Sekretaris Daerah, Ruslan Ramli, SE, M.Si menegaskan bahwa pemerintah belum merencanakan  menutup jalur penerbangan. Pasalnya, bersadasarkan arahan presiden, jalur penerbangan menjadi objek vital pada aspek ekonomi. Artinya, apabila diambil kebijakan menutup, maka taruhannya adalah akan terjadi kekacauan pada sektor ekonomi.  

“Saya kira belum pada tataran itu (penutupan bandara), kan ini tidak bisa dihindari juga, karena aspek ekonomi. Kalau dengar arahan presiden atau menkes, itu tidak bisa. Kalau kita tutup, maka ekonomi akan masalah,” kata Ruslan kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2020).

Namun, Ruslan menegaskan beberapa kebijakan yang akan dilakukan, diantaraya adalah adanya penutupan kembali tempat-tempat wisata yang jumlah pengunjungnya selalu dalam jumlah besar.

“Saya sudah minta arahan pak bupati, di PLBN Sota juga kan tingkat kunjungannya cukup tinggi, 2000 sampai 3000 dalam satu bulan. Sehingga pak Bupati perintahkan hari ini (Kemarin, red) tutup,” tegasnya.

Selain itu, Ruslan menyebutkan bahwa setiap pelaku perjalanan, 10 hari setelah tiba di Merauke akan dites rapid. Hal ini untuk mengontrol kondisi masyarakat setelah melakukan perjalanan.  “ Kenapa pelaku perjalanan dalam 10 hari langsung kita rapid, karena supaya cepat ketahuan jangan sampai menularkan ke yang lain,” ucapnya.

Kunci pencegahan penyebaran virus corana, sambung Ruslan adalah kedisiplinan pelaku perjalanan dalam menjaga dan memberlakukan protokol pencegahan covid-19, serta terbuka dan kooperatif dengan petugas Puskesmas yang melakukan pemantauan.  “Pelaku kita kan paling banyak pelaku perjalanan, berati keywordnya adalah siapapun pelaku perjalanan tolong disiplin. Dari diri kita masing-masing, oh ini kita keluar, oh harus kita jaga, pake masker, hand sanitizer, cuci tangan, jaga jarak. Saya kira tanggung jawab ini bukan hanya masyarakat saja, kita dilevel menengah keatas, pejabat siapapun dia pelaku perjalanan wajib menjaga ini,” harapnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *