13 April 2024

Papua Harus Belajar Dari Negara-negara Ini Jika Ingin Merdeka

0

Manokwari, TP – Keinginan Papua untuk pisah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terus disuarakan.

Terkait hal itu, Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Papua Barat, Jimmy D. Idjie memprediksikan, Otonomi Khusus (Otsus) yang pada 2021 akan berakhir dijadikan isu hangat untuk menentukan nasib sendiri.

Namun demikian, Idjie mengatakan, bila Papua ingin memisahkan diri dari NKRI, maka harus lebih banyak belajar dari negara-negara yang sudah lebih dulu memisahkan diri dari Pemerintah Pusatnya, namun pada akhirnya ingin kembali.

Idjie menekankan, dalam upaya untuk menentukan nasib sendiri, tentu ada dorongan dan bantuan dari Negara Barat karena terselebung masksud dan tujuan tertentu.

Akan tetapi, setelah keinginan dan tujuan tercapai, maka negara yang baru merdeka akan ditinggalkan dan dibiarkan melarat dengan berbagai konflik sosial oleh negara barat yang awalnya mendukung.

Sehingga, Idjie mengingatkan apabila memisahkan diri hanya ada dua yang akan terjadi yaitu bisa mensejahterakan dan tetapi juga bisa menjadi malapetaka.

Idjie mencontohkan negara yang merdeka karena bantuan negara barat, namun pada akhirnya melarat yaitu, Negara Sudan Selatan.

Dikatakannya, Sudan Selatan merupakan negara yang meminta berpisah dari Negara Sudan Utara, dengan alasan yang sama dengan alasan yang terjadi di Papua, yaitu memiliki kekayaan alam seperti minyak bumi, gas, perikanan dan pertambangan emas dan tembaga.

Lanjut Idjie, dibalik merdekanya Negara Sudan Selatan, ada Inggris dan Amerika yang mendorong dan mendukung dalam forum PBB karena niat terselubungnya ingin mengusai kekayaan alam di Negara Sudan Selatan.

“Sudan Selatan baru merdeka sekitar 7 tahun. Sudan Selatan merdeka sama dengan alasan yang saat ini terjadi di Papua, yaitu memiliki minyak bumi, gas, perikanan dan pertambangan lain seperti emas dan tembaga. Tapi karena mereka ngotot mau merdeka dan Inggris serta Amerika berdiri di belakangnya karena nafsu menguasai kekayaan alam, terjadilah Sudan Selatan merdeka, namun setelah merdeka Sudan Selatan hanya menjadi boneka dari Inggris dan Amerika dan hari ini menjadi negara yang gagal dengan kondisi sosial yang terjadi,” terang Idjie.

Sambung Idjie, karena menjadi negara yang gagal, maka saat ini Sudan Selatan telah meminta kembali menjadi bagian dari Sudan Utara.

Idjie menambahkan, cerita yang terjadi di Negara Sudan Selatan, sama hal yang terjadi di Negara Timor Leste yang merupakan pecahan dari NKRI.

Idjie mengungkapkan, sepengetahuannya sebagai Anggota DPR-RI Komisi 10, Negera Timor Leste sudah mengajukan proposal untuk kembali ke NKRI.

“Sama cerita dengan Timor Leste yang sudah mengajukan proposal untuk kembali ke Indonesia, sehingga jangan sampai kami mengulangi hal itu. Jangan sampai,” tegas Idjie.

Mantan anggota DPR Papua Barat ini menambahkan, bukan tidak mungkin Timur Leste kembali ke pangkuan NKRI, sebab dalam forum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengatur hal itu.

“Karena sekarang ada kelompok-kelompok yang sedang melobi Jakarta agar memberi ruang, karena PBB bisa mengatur hal itu kalau mereka yang sudah memisahkan diri merasa ingin kembali PBB siap memfasilitasi itu,” pungkas Idjie. [SDR-R1]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *