24 Juni 2024

Kemenkes Tetapkan Batas Tarif Rapid Test Rp. 150 Ribu

0

Kunjungan kerja Menko PMK Muhajir Efendi, Menkes Terawan, Kepala BNPB Doni beserta rombongan ke Kabpaten Merauke. Foto: PSP/WEND

Merauke, PSP – Pemerintah telah menetapkan tarif batas maksimal biaya rapid Test sebesar Rp. 150 ribu yang berlaku di seluruh Indonesia. Hal ini sesuai dengan ketetapan dalam surat edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto mengatakan keputusan soal harga tersebut telah dianalisa dan dipertimbangkan dengan tujuan agar tidak memberatkan masyarakat. Menurutnya, tarif tersebut masih dalam batas kewajaran.  

“Jadi sudah dengan pertimbangan bahwa harga dari prodak lokal paling tinggi itu kan 75 ribu, sehingga kita memberi batasan harga 150 ribu. Kita upayakan supaya bisa membantu masyarakat, tetapi tidak mengangu proses teknis dilapangan. Saya kira itu merupakan hal yang wajar dan sudah dipertimbangakan. Itu kan harga atas, dan berlaku seluruh Indonesia, semua sama,” kata Terawan, dalam Konferensi Pers di Aula Bupati Merauke, Rabu (8/7/2020).

Terawan Menambahkan, Kendati pemerintah telah menetapkan tarif rapitets, namun pemerintah juga tidak bisa menginterfensi dan memberi sanski bagi klinik atau rumah sakit suwasta yang memunggut tarif yang lebih mahal dari ketetapan pemerintah.  

“Kita Kementerian Kesehatan kan memberikan batas atas. Artinya, bukan kewenangan kita. Kewenagan kita kan hanya memberikan harga, ini lo harganya sekian,” tandasnya.

Semetara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kebupaten Merauke, Nevile R Muskita mengatakan, berdasarkan ketetapan Menkes tersebut, Pemda Merauke langsung menyesuiakan biaya tarif rapitest sejak kemarin, Rabu, (8/7/2020).

“Jadi saya juga sudah kordinasi dengan kepala bagian (Kabak) Hukum, untuk segera merevisi peraturan bupati. Tadi pagi sudah kami sampaikan di posko bahwa sejak hari ini, tarif rapitestnya kita sesuaikan dengan edaran Menteri Kesehatan. Sehingga mulai hari ini kita sudah tetapkan 150 ribu per rapitest,” kata Nevile, di bandara Mopah Merauke, Rabu (8/7/2020). [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *