20 Juni 2024

Tingkat Kriminal di Merauke Turun 30%, Suhendi : Fakta di lapangan kriminal masih sering terjadi

0

AKBP Ary Purwanto,S.IK

Merauke, PSP – Di hari ulang tahun Bhayangkara ke -74, Kapolres Merauke, AKB Ary Purwanto, S. IK menyatakan tiga bulan terakhir di masa pandemi Covid-19, tingkat kriminalitas  turun hingga 30% di Kabupaten Merauke. Pernyataan tersebut ditanggapi salah satu tokoh masyarakat Merauke sekaligus pensiunan Polri, Lili Suhendi.

Suhendi tidak mengakui adanya penurunan tingkat kriminal di Merauke. Pasalnya, fakta di lapangan masing sering terjadi tindakan kriminal di Kabupaten Merauke. Fakta tindakan kriminal bisa dilihat di pemberitaan di berbagai media. Berangkat dari pemberitaan itu, sudah jelas tingkat kriminal masih tinggi di Merauke. “ Contohnya saja kemarin. Teman saya sama-sama pensiunan polisi dibacok sepulang dari gereja oleh orang mabuk,” kata suhendi saat bertandang ke Kantor Redaksi Papua selatan Pos, Kamis, 2/7/2020.

Sebagai pensiunan dari Polres Merauke delapan tahun silam, Ia mengungkapkan bahwa penyebab tingginya tingkat kriminal di Merauke karena kurang proaktifnya anggota kepolisian di lapangan. “ Sudah seharusnya pimpinan bisa mengkroscek dan meningkatkan waskat kepada anggotanya,” ungkap Suhendi.

Selain itu, lanjut Suhendi, faktor miras menjadi pemicu tingginya tingkat kriminalitas. Sudah saatnya ada aturan yang mengatur peredaran miras ini, jangan sampai banyak korban berjatuhan karena miras. Untuk meredam kriminalitas itu tambahnya, Babinsa dan Kamtibmas agar lebih proaktif lagi dan juga tingkatkan terus patroli di tempat-tempat rawan. “Setahu saya di setiap kelurahan ada babinsa dan kamtibmas, sudah seharusnya mereka aktif untuk keamanan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Merauke, AKBP Ary Purwanto,S.IK menyebut angka kriminalitas tersebut berdasarkan data yang dimiliki secara umum.

“Itu hasil data input yang dihimpun oleh bagian Ops maupun Satuan Reskrim, berdasarkan laporan polisi yang masuk,” terang Kapolres kepada media ini.

Jika dipilah-pilah, katanya, ada kasus yang penurunannya 5 persen, 10 persen,bahkan ada juga yang menurun hingga 80 persen. Namun, ada pula penuruannya yang tidak sampai 5 persen. Ada pula,  kasus yang menurun drastis.

Pucuk pimpinan Polres Merauke itu juga, sudah menyampaikan kepada seluruh anggota guna memaksimalkan fungsi  intelijen, binmas dan sabhara. Hal ini  sebagai upaya dalam menekan angka kriminalitas. Namun, di luar itu, pihaknya juga mengharapkan peran aktif dari masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas, dengan membuat poskamling di lingkungan masing-masing.[NAL/FHS]—

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *