Apotek Kimia Farma Benarkan ada Beberapa Obat yang Tidak Dicover BPJS Kesehatan
Apotek Kima Farma
Merauke, PSP – Penangung jawab apotek Kimia Farma, Ida Bagus Setya Pradanam membenarkan mengenai adanya beberapa obat yang tidak dicover oleh BPJS Kesehatan. Menurutnya, persoalan ini telah ia informasikan kepada pihak-pihak terkait.
“Terkait obat-obatan yang tidak tercover oleh BPJS itu ada beberapa tipe, diantaranya obat yang tidak ada stoknya didistributornya, kemudian yang harganya tidak masuk di BPJS. Sebenarnya terkait informasi obat yang ditangung atau tidak dan yang stoknya tidak ada itu sudah selalu kita share di group FKTP (Faskes Tingkat Pertama) kita yang jumlahnya ada 3 mitra (apotek),” kata Bagus, Kamis (2/7/2020).
Selain itu, menurutnya salah satu masalah ketidak tersediaan obat adalah dipengaruhi oleh biaya belanja obat yang diberikan BPJS tidak mencukupi untuk belanja ke Distributor. Kemudian juga ada beberapa obat yang stoknya tidak tersedia didistributor.
“Memang kami selaku penyedia obat saat membeli kedistributor kadang tidak mendapatkan obat yang direkomendasikan BPJS, karena harganya tidak masuk dengan harga didistributor itu. Kemudian obat-obatan yang meskipun dicover oleh BPJS namun stonya telah hilang didistributor Papua,” ungkapnya. Agar masyarakat tidak mengeluarkan uang sendiri, imbuh Bagus, seringkali pihaknya meminta masyarakat mencari ke Apotek lain yang bekerja sama dengan BPJS. “Kami hanya memberikan copy resep agar pasien membeli ketempat lain dengan menunjukan copy resepnya,” ujarnya. [WEND-NAL]
