Batu Pertama Pembangunan Gereja Masehy Adven Hari Ketujuh Jagebob Diletakan

0
Peletakan batu pertama pembangunan Gereja Masehi Adven Hari Ketujuh Cabang Jagebob di Kampung Wenda Asri, Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke Rabu (13-5). foto Ist (1)

Peletakan batu pertama pembangunan Gereja Masehi Adven Hari Ketujuh Cabang Jagebob di Kampung Wenda Asri, Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke Rabu (13/5). Foto Ist.

Merauke, PSP – Batu pertama pembangunan Gereja Masehi Adven Hari Ketujuh (GMAHK) Cabang Jagebob yang berada di Kampung Wenda Asri, Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke secara resmi diletakkan, Rabu (13/5). Peletakan batu pertama dipimpin oleh Pendeta GMAHK Jemaat Mopah Lama, Cabang Jagebob, Pdt. Melkias Batlayeri, S. Ag didampingi Ketua Panitia Pembangunan, Maria Kristyani Lontaan.

Dalam acara tersebut, hadir Perwakilan Polsek Jagebob, Ipda N Rumpaidus, Danpos Ramil Jagebob yang diwakili Babinsa Kampung Wenda Asri Distrik Jagebob Kopda Laode K, Sekretaris Kampung Wenda Asri, Ani serta perwakilan jemaat.

Pdt. Melkias Batlayeri, S. Ag selaku Pendeta GMAHK Jemaat Mopah Lama, Cabang Jagebob menjelaskan bahwa pembangunan gedung Gereja yang baru ini dilakukan karena gedung gereja lama yang dibangun pada tahun 1994 kondisinya sudah tidak layak. Sementara gedung gereja yang baru ini akan dibangun dengan ukuran yang lebih besar yakni 6 x 10 meter persegi.

“Dengan jumlah jemaat yang ada, juga diperlukan satu bangunan yang lebih besar. Apalagi kondisi gereja lama sudah mulai rusak, karena dibangunnya juga tidak permanen. Jadi ini memang swadaya umat untuk  pembangunan gereja yang baru ini,” kata Pdt. Melkias kepada Papua Selatan Pos melalui telepon seluler,” Rabu (13/5). 

Dia mengatakan untuk pembangunannya hingga rampung, akan menghabiskan dana sekitar Rp 80 juta rupiah. Di samping itu, mereka juga masih membutuhkan dukungan dana dari berbagai pihak untuk pembangunan gedung gereja tersebut.

“Intinya pertama kami usaha dulu secara mandiri dengan swadaya umat dan selebihnya kita serahkan kepada Yang Mahakuasa. Mungkin melalui saudara-saudara seiman atau siapa saja yang mau membantu, kami ucapkan terima kasih banyak,” harap Pdt. Melkias.    

Sementara itu, Babinsa Kampung Wenda Asri Distrik Jagebob Kopda Laode K mengatakan bahwa pembangunan gedung gereja ini diinisaiasi oleh anggota TSPM (Tenaga sukarela Pelayan Masyarakat) dan umat dan berkordinasi dengan babinsa serta pemerintahan Kampung Wenda Asri. Di samping itu, dirinya juga berharap ada pihak-pihak yang dapat membantu dan memberikan donasi untuk pembangunan gedung gereja ini .

“Ada gereja yang dibangun tahun 1994 tapi kondisinya sudah mau roboh, makanya ada kordinasi dengan umat, babinsa dan aparat kampung untuk bangun gereja yang baru tapi swadaya dan lahan yang digunakan adalah tanah hibah dari umat itu sendiri,” ungkapnya kepada Papua Selatan Pos melalui pesan whatsapp, Rabu (13/5) malam. [JAK-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *