20 Juni 2024

Petugas Pos Pemeriksaan Pintu Masuk Boven Digoel Kekurangan APD

0

Tanah Merah, PSP – Para petugas yang ditempatkan di Pos pemeriksaan pada pintu-pintu masuk wilayah Boven Digoel, wajib difasilitasi dengan Alat pelindung diri, karena mereka rentan tertular Virus Corona.

Ketua Tim Kelompok Kerja Perhubungan Gugus Tugas Covid 19 Boven Digoel, Lusius Apayman mengatakan sejauh ini mereka yang bertugas menjaga lalu lintas kendaraan Angkutan keluar masuk Boven Digoel, tidak dilengkapi dengan APD Alat pelindung diri yang sesuai standard, seperti Masker, Sarung Tangan, Hand Sanitizer dan lain sebagainya, karena menurutnya mereka sangat rentan tertular Virus Corona.

Dijelaskan sebagai Ketua Pokja telah berupaya meminta APD tersebut pada Fasilitas Kesehatan yang ada, namun APD yang diberikanpun sangat tersebatas, sehingga Ia minta Tim Gugus harus berupaya segera menyediakan APD pada setiap Pos penjagan yang ada, untuk dipergunakan petugas, guna menghindarkan diri dari ancaman terserang Virus Corona.

“Kita sedang berupaya, untuk pengadaan APD pagi petugas penjagaan posko-posko pintu masuk dan keluar boven digoel, karena mereka ini sangat rentan terkena penyebaran Covid-19 ini.”ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Yoseph Awunim selaku Penanggung Jawab Tim Gugus Tugas Covid 19 Boven Digoel, saat ditanya terkait ketersediaan APD menjelaskan, untuk Stok APD sudah diupayakan Kepala Dinas Kesehatan, namun hingga saat ini masih tertahan diluar Merauke, karena diketahui bersama bahwa sarana Transportasi Udara dan Laut dari luar Papua untuk sementara masih ditutup. Namun jika Alat Pelindung diri yang dipesan sudah ada, tegas Sekda akan segera di distribusikan ke Pos penjagaan maupun Kesehatan.

Kita sudah pesan APD ini namun masih tertahan karena untuk saat ini trasportasinya belum berjalan efektif, setiap daerah diisolasi. Namun sebagain APD sudah ada seperti masker itu mereka selalu sediakan.”pungkasnya saat ditemui di Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kemarin. Selain APD Sekretaris Daerah juga menambahkan, terkait honor petugas yang selama ini melaksanakan tugasnya dilapangan. Menurutnya untuk anggaran penanganan Covid 19 sudah ada, hanya para petugas harus mengisi daftar hadir, membuat laporan kinerja disertai dokumentasi pekerjaannya, sehingga dengan bukti itu akan dijadikan dasar untuk Pemerintah membayarkan upah mereka. [VER-NAL].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *