Ada Keluhan Layanan di RSUD Merauke, Direktur : Lapor ke Hot Line

0
RSUD Merauke

Merauke, PSP – Setelah dibuka sejak pandemi covid-19, pelayanan poliklinik RSUD dilakukan pembatasan, baik dari sisi jumlah pasien dan hari pelayanan. Akibat pembatasan ini ada beberapa pasien mengeluhkan nomor antrian di loket pendaftaran.

Salah satunya diposting di medsos. Mereka mengeluh nomor antrian di loket pendaftaran cepat habis. Walaupun datang pagi hari, tetap saja nomor antrian sudah tidak ada. Saat ditanyakan ke petugas, mereka menjawab bahwa nomor antrian sudah habis dari jam 2 malam.

Terkait permasalah itu,  Direktur RSUD Merauke, dr. Yenny Mahuze menjawab bahwa misalnya di Poli penyakit dalam, pihaknya hanya membuka pelayanan 3 hari dalam seminggu dengan setiap harinya maksimal hanya 60 pasien.

“Poli penyakit dalam kan bukanya Senin, Rabu dan Jumat. Sejak kita buka, memang kita atur satu hari hanya melayani 60 pasien, dimana sebelumnya bisa 100 lebih. Makanya diambilah nomor antrian. Namun, bagi yang jauh dari Kurik misalnya, akan tetap kami prioritaskan,” ungkapnya kepada Papua Selatan Pos, melalui sambungan telepon, Jumat (18/12/2020).

Yenny menambahkan, meski pasien positif covid-19 terus bertambah, namun pihaknya tidak mengurangi jumlah pelayanan. Menurutnya memang saat ini jumlah masyarakat yang berobat relative lebih banyak. “Tidak ada (pengurangan jumlah layanan pasien), cuma memang orang yang datang untuk berobat kan banyak,” ujarnya.

Ia berharap, kepada masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan, bisa melapor ke hot line atau kotak pengaduan yang tersedia. Sehingga, petugas akan mengetahui apakah keluhan yang diderita bisa diprioritaskan atau tidak.

“Sebenarnya kita sudah ada hot line untuk pengaduan. jadi kebanyakan mereka yang mengeluh di media (media sosial facebook) kan kebanyakan belum tau kalau ada kotak pengaduan yang bisa diselesaikan,” pungkasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *