RKD Lounching Pakai Biji Kopi asal Muting
Salah satu pengunjung RKD mendapatkan harga diskon dengan menunjukkan jarinya yang masih menempel tinta, usai mencoblos di TPS. Foto: PSP/FHS
Feby : Tujuannya agar masyarakat tahu produk lokal juga bisa bersaing
Merauke, PSP – Rumah Kopi D’waroeng (RKD) melounching biji kopi robusta asal Distrik Muting di momen Pemilukada Kabupaten Merauke, Rabu (9/12). Louncing yang dimulai pukul 07.00 Wit hingga pukul 24.00 Wit itu diwarnai dengan harga special. Dimana, setiap pengunjung yang datang dan menunjukkan jari yang masih melekat tinta pertanda sudah memberikan hak suaranya di TPS, cukup membayar Rp 9.000 saja. Karena, harga normal dari sejumlah racikan kopi Muting itu, Rp 20.000 hingga Rp 25.000 per gelasnya.
Manager RKD, Feby, mengatakan ada dua tujuan sekaligus dalam momen lounching tersebut. Yang pertama, mangajak para pemilih, khususnya kalangan millenilal untuk tidak golput dalam pemilihan pemimpin Kabupaten Merauke tahun ini. Kemudian, untuk menyampaikan kepada masyarakat Merauke secara umum, bahwa produk lokal (kopi Muting,red), juga tidak kalah nikmatnya dengan produk dari luar.
“Setelah melakukan survei bagi penikmat, kami memutuskan untuk menggunakan biji kopi Muting sepenuhnya di café ini,” kata Eby, kemarin.
Dalam beberapa pekan untuk uji coba produk lokal itu, sebelumnya, berbagai ragam respon positif didapat dari para pengunjung. Mereka juga sangat mendukung kopi asal Muting itu menjadi produk unggulan di café tersebut.
Muhamad, salah satu pelanggan kopi di RKD mengaku, rasa dari kopi lokal itu sangat cocok dengan kemauannya. Sebab, dirinya, juga sering membeli kopi dari luar Merauke dan kualitasnya tidak kalah. “Enak kok. Saya senangnya, kopi ini tanpa gula,” kata dia sembari menyeruput kopi di depannya. Di tempat terpisah, Kapolsek Muting, Ipda Hamado, juga mengapresiasi manager RKD, karena sudah turut membantu memasarkan hasil bumi masyarakat Muting, yang selama ini sudah terkesan mati alias tak bisa dijual. “Semoga ke depannya, semakin banyak café atau warung yang bisa memanfaatkan kopi lokal ini. Mari kita cinta, produk-produk Merauke,” kata Kapolsek mengajak.[FHS-NAL]
