Paslon Pilbup Merauke Tandatangani Pakta Integritas Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19
Pembacaan isi pakta integritas penerapan protokol covid-19, oleh ketiga paslon, dalam pemilihan Bupati-Wabup Kabupaten Merauke tahun 2020, kemarin.Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Tiga pasangan calon Bupati dan calon Wakil bupati menandatangani pakta integritas penerapan protokol kesehetan pencegahan dan pengendalian covid-19, dalam pemilihan Bupati dan Wakil bupati Kabupaten Merauke, tahun 2020. Penandatanganan itu berlangsung, seteleh pengundian dan penetapan nomor urut di halaman kantor KPU Kabupaten Merauke, Kamis (24/9).
Ketiganya, pasangan Hendrikus Mahuze,S.Sos,M.Si- Edy Santosa,B.Sc, Heribertus Silvinus Silubun,SH-Bambang Setiadji,S.Sos dan pasangan Drs.Romanus Mbraka,MT-H.Riduwan,S.Sos,M.Pd. Sebelum penandatanganan, ketiga pasangan secara serentak membaca isi daripada pakta integritas tersebut. Yang pertama, calon Bupati dan Wakil bupati menyatakan mematuhi dan menerapkan kesehatan dan pengendalian covid-1, pada setiap tahapan pemilihan. Sebagaimana, diatur dalam Peraturan KPU Nomor 6 tahun 2020 yang telah diubah dengan Peraturan KPU Nomor 10 tahun 2020 dan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh instansi berwenang.
Kedua, mengutakan kesehatan dan keselamatan para pihak dan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan seluruh tahapan dalam pemilihan tahun 2020. Ketiga, para paslon menyatakan menerima sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku apabila melanggar peraturan mengenai protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian covid-19.
Calon Bupati, Hendrikus Mahuze mengemukakan pihaknya harus mengikuti aturan yang ada, baik dari sisi protokolernya, pencegahan dan pengendalian di lapangan saat kampanye nanti. Baik itu, kampanye terbuka maupun tertutup. “Kita harus mengikuti aturan yang ada,” singkatnya.
Hal serupa juga disampaikan calon Bupati, Drs.Romanus Mbraka,MT. Pihaknya tidak menginginkan ada yang terpapar covid-19.. Semua proses kampanye, mengikuti protokol kesehatan, baik itu menjaga jarak, memakai masker maupun protokol lainnya. “Kasihan, jangan sampai kita kumpul orang, nanti jadi ada klaster baru,” kata pria mantan Bupati Merauke, periode 2010-2015 itu. Demikian juga dengan calon Bupati, Heribertus Silubun,SH. Pihaknya komit untuk tetap melaksankan protokol kesehatan dalam tahapan pemilihan 2020 ini, sejak awal hingga saat hari H nanti (pencoblosan,red). “Karena kami ingin masyarakat tetap sehat, untuk bisa mengikuti Pilkada penuh dengan sukacita,” tandasnya.[FHS-NAL]
