FPPM Sayangkan Miras Kembali Marak di Boven Digoel
Ilustrasi
Tanah Merah, PSP – Ketua Forum Peduli Pemberantasan Minuman keras (FPPM), Bernolfus Tinge menyayangkan dengan kembali maraknya peredaran minuman keras di dalam kota Tanah Merah.
Menurut Bernolfus, Kondisi ini merupakan proses pembiaran dan saling lempar tanggung jawab yang kerap dilimpahkan sepenuhnya kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Sementara Satpol PP berjalan pincang karena krisis kepemimpinan. “ Sudah seharusnya pemerintah mengambil langkah-langkah bagaiamana mengatasi peredaran miras di tanah digoel,” kata Bernolfus.
Dijelaskan Bernolfus, FPPM sendiri sebenarnya tidak memiliki kewenangan penuh untuk melakukan sweping dan tindakan penegakan perda pelarangan miras. Namun tindakan yang dilakukan FPPM beberapa waktu lalu hanya untuk mengingatkan pemerintah dan aparaturnya yang memiliki kewenangan untuk bertindak sesuai dengan perda yang sudah ada.
“Akhir-akhir ini miras semakin meraja lela sudah tidak dapat dibendung lagi. Ini akibat dari proses pembiaran, dan juga mungkin sebagian orang juga terlibat dalam bisnis haram ini, sehingga bisnis ini semakin sporadis. Memang beberapa waktu lalu saat kita lakukan aspirasi, peredaran miras ini hilang sesaat, dan sekarang semakin merak, dan ini juga disebabkan karena saling melempar tanggung jawab,” kata Bernolfus kepada Papua Selatan Pos, Selasa, 15/9/2020.
Menurut Bernolfus, melihat maraknya peredaran miras di boven digoel saat ini, tanpa ada perhatian dari pemerintah, dan jika kembali minuman keras menelan korban jiwa, maka pemuda akan melakukan aksi besar-besaran, bahkan lebih brutal, karena dinilai pemerintah tidak mampu mengatasi persoalan minuman keras didaerah ini.
“Sebenarnya miras ini sudah makan korban belung-ulang, kenapa pemerintah tidak melakukan penanganan, selama miras masih beredar di boven digoel dan kemudian terjadi korban, hal yang sama kejadian kemarin akan terulang lagi, dan itu mungkin lebih brutal lagi karena dianggap pemerintah tidak bisah melindungi masyarakatnya dari pengaruh miras ,” ujarnya. [VER-NAL]
