Gubernur Papua Selatan Lantik Natalis Kristian Basik-Basik Jadi Wakil Ketua II MRP Papua Selatan

Merauke, PSP – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, resmi melantik dan mengukuhkan Natalis Kristian Basik-Basik sebagai Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Selatan di Hotel Halogen Merauke, Kamis (2/7).
Dalam sambutannya, Apolo atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Papua Selatan menyampaikan ucapan selamat kepada Natalis Kristian Basik-Basik atas amanah baru yang diterimanya.
“Selamat melaksanakan tugas. Semoga amanah dan tanggung jawab yang Tuhan percayakan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Apolo.
Ia juga mengajak seluruh anggota MRP Papua Selatan memberikan dukungan penuh, baik secara moril maupun material, agar Wakil Ketua II yang baru dapat menjalankan fungsi koordinasi dan konsultasi bersama pimpinan dan anggota MRP, Pemerintah Provinsi Papua Selatan, DPR Papua Selatan, pemerintah kabupaten, serta organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarakat.
Menurut Apolo, sinergi seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional, yakni menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua Selatan.
Dalam kesempatan itu, Apolo mengingatkan bahwa Indonesia, termasuk Papua Selatan, saat ini menghadapi tantangan efisiensi anggaran sebagai dampak dinamika geopolitik dan geostrategi global.
Karena itu, Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah memaksimalkan potensi yang dimiliki dengan tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Ibarat manusia, sehat saja sudah susah, apalagi kalau sakit tentu lebih susah. Demikian juga daerah, dalam kondisi aman masyarakat masih menghadapi kesulitan, apalagi jika keamanan terganggu,” katanya.
Ia menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat kepolisian. Kondusivitas harus terus dipelihara agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan normal.
Apolo juga mengingatkan para pemimpin agar hadir sebagai penyelesai masalah, bukan menciptakan persoalan baru.
“Tugas kita mencari jalan keluar dari setiap persoalan. Jangan para pemimpin justru membuat masalah baru. Pemimpin harus menjadi problem solver, bukan problem maker,” tegasnya.
Kepada para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Apolo meminta agar tidak memaksakan program yang tidak mampu dibiayai di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Biasakan mencukupkan diri dengan apa yang ada. Bekerjalah sesuai kemampuan, jangan memaksakan diri. Bukan hanya anggaran yang harus dijaga, tetapi juga kesehatan,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar para pejabat menjaga kondisi fisik dan mengatur waktu dengan baik karena bekerja tanpa henti tidak akan menyelesaikan seluruh persoalan.
“Lakukan apa yang bisa dilakukan, selebihnya serahkan kepada Tuhan. Jangan memaksakan diri ketika sudah kelelahan,” katanya.
Menutup sambutannya, Apolo kembali berpesan kepada Natalis Kristian Basik-Basik agar menjaga amanah yang telah diberikan.
“Jabatan ini adalah kepercayaan dan amanah dari Tuhan serta para leluhur. Laksanakan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat Papua Selatan,” tutupnya. [ERS-NAL]
