Pemda Merauke Dapat Hadiah dari Kemendagri Rp5 Milyar

Merauke, PSP – Pemerintah Kabupaten Merauke meraih dua penghargaan nasional yang berkaitan dengan penanganan kemiskinan dan penurunan stunting serta pengendalian inflasi daerah Merauke dari Kementerian Dalam Negeri, di Jayapura, pada Senin (22/6).
Atas capaian itu, Kabupaten Merauke memperoleh dana insentif sebesar Rp5 miliar dari pemerintah pusat.
Bupati Merauke Yosep Bladib Gebze menjelaskan penghargaan yang diterima merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah yang dinilai berhasil melaksanakan tata kelola pemerintahan serta program-program prioritas nasional.
“Ada dua penghargaan yang kita dapat. Yang pertama berkaitan dengan penanganan stunting dan yang kedua berkaitan dengan inflasi. Itu yang telah dilakukan penilaian oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri bersama beberapa pihak terkait,” ujar Bupati Yosep di VIP Bandar Udara Mopah Merauke, Selasa (23/6).
Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pengakuan atas kinerja pemerintah daerah, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan, terutama dalam penanganan stunting, kemiskinan, dan pengendalian inflasi.
“Masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi, khususnya terkait validitas data stunting dan kemiskinan. Karena itu, pemerintah daerah mendukung pelaksanaan pendataan dan sensus yang sedang berlangsung sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” katanya.
Disebutkan, seluruh kepala distrik harus ikut mengawal proses pendataan yang sedang dilakukan.
Terkait dana insentif yang diterima, pemerintah daerah berencana memprioritaskan penggunaannya untuk mendukung program penanganan stunting dan pengendalian inflasi daerah.
“Kita total menerima sekitar Rp5 miliar. Tidak ada ketentuan yang mengharuskan penggunaan untuk program tertentu, tetapi daerah harus melihat prioritas yang perlu dikerjakan. Salah satunya penanganan stunting dan pengendalian inflasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengendalian inflasi tetap menjadi perhatian karena meskipun Merauke merupakan daerah penghasil pangan, pemerintah masih harus memastikan stabilitas harga berbagai kebutuhan pokok yang sebagian besar masih didatangkan dari luar daerah.
Sementara terkait angka stunting terkini di Kabupaten Merauke, Bupati Yosep menyarankan agar data rinci dikonfirmasi kepada Dinas Kesehatan dan instansi teknis terkait.
“Nanti coba di cek di OPD terkait, pemerintah daerah terus berupaya menekan angka stunting melalui berbagai program yang telah berjalan,” katanya. [ERS-NAL]
