Kontingen Papua Selatan Tetap Berangkat ke Pesparawi Nasional Meski Terkendala Anggaran

0

Merauke, PSP – Pemerintah Provinsi Papua Selatan melepas kontingen Pesparawi (Pesta Paduan Suara Gerejawi) yang akan mengikuti Pesparawi Nasional XVI di Manokwari, Papua Barat, pada 20–28 Juni 2026. Pelepasan berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Merauke, Selasa (16/6).

Sebanyak 85 orang akan diberangkatkan menuju Manokwari pada 18 Juni 2026 untuk mewakili Papua Selatan dalam ajang nasional bertema “Aku Hendak Memuji Tuhan dalam Segala Waktu” (Mazmur 34:2a).

Ketua Tim Kerja Kontingen Pesparawi Papua Selatan, Aiptu Salmon Dumgair, mengatakan kontingen terdiri dari 42 peserta dan pelatih paduan suara dewasa campuran, 10 peserta dan pelatih musik pop gerejawi, lima peserta dan pendamping lomba solo remaja, 10 undangan VIP, tiga pengurus LPPD Papua Selatan, serta 15 orang ofisial dan tim kerja.

“Kontingen Papua Selatan akan mengikuti empat kategori lomba dari 12 kategori yang dipertandingkan, yaitu paduan suara dewasa campuran, musik pop gerejawi, serta solo remaja putra dan putri,” ujarnya.

Namun, keberangkatan kontingen masih menghadapi keterbatasan anggaran. Dumgair menjelaskan kebutuhan biaya untuk mengikuti Pesparawi Nasional mencapai Rp1,5 miliar, sementara dana yang telah tersedia baru Rp320 juta.

Dana tersebut terdiri atas Rp70 juta yang dihimpun pengurus LPPD Papua Selatan bersama tim kerja dan bantuan Rp250 juta dari Kementerian Agama RI.

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Papua Selatan, Soleman Jambormias, mengakui kondisi keuangan daerah menjadi tantangan dalam persiapan keberangkatan kontingen.

“Harapan kita besar, impian kita besar, tetapi kita juga harus melihat sebuah kenyataan. Dari sekian peserta yang harus kita bawa ke Manokwari, kita harus pangkas banyak karena kemampuan keuangan yang terbatas,” kata Soleman.

Ia menambahkan, kondisi fiskal daerah saat ini belum memungkinkan untuk membiayai seluruh kebutuhan kontingen sehingga tim kerja didorong untuk mencari sumber pendanaan lain dan tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Papua Selatan memastikan tetap memberikan dukungan bagi kontingen Pesparawi. Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan pemerintah terus berupaya membantu kebutuhan anggaran meskipun kondisi fiskal daerah sedang terbatas.

Menurutnya, berdasarkan komunikasi dengan Gubernur Papua Selatan, pemerintah akan mengupayakan dukungan anggaran melalui APBD Perubahan Tahun 2026.

“Pemerintah tetap berupaya mengalokasikan dukungan anggaran bagi kontingen Pesparawi walau tidak banyak, melalui APBD Perubahan Tahun 2026,” ujar Ferdinandus.

Pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan panji LPPD Papua Selatan dan bendera daerah Papua Selatan kepada perwakilan kontingen yang akan bertanding di Pesparawi Nasional XVI di Manokwari. Acara turut dihadiri unsur DPR Papua Selatan, MRP Papua Selatan, Kementerian Agama, TNI-Polri, tokoh gereja, dan pengurus LPPD Papua Selatan. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *