Pemda Boven Digoel libatkan seluruh OPD ikut Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Boven Digoel.
Foto bersama usai pembukaan kegiatan rancangan awal RPJMD kabupaten Boven Digoel
Tanah Merah, PSP – Pemerintah daerah kabupaten Boven Digoel melalui Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Boven Digoel gelar kegiatan konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten Boven Digoel. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Kabupaten Boven Digoel, Kamis (27/11).
Saat membuka kegiatan tersebut Wakil Bupati kabupaten Boven Digoel Dr. Marlinus mengatakan, RPJMD bukan hanya dokumen perencanaan, tetapi merupakan Arah pembangunan lima tahun ke depan, mulai dari Penjabaran visi-misi kepala daerah, instrumen utama pengambilan keputusan OPD, dasar penyusunan Renstra OPD dan RKPD tiap tahun, dan penentu keberhasilan pencapaian visi RPJPD 2025-2045 dan RPJMN 2025-2029.
Dikatakan Wakil Bupati Marlinus, Boven Digoel adalah wilayah perbatasan strategis dengan tantangan khas, keterisolasian antar Distrik, kualitas pendidikan dan kesehatan, angka kemiskinan yang masih fluktuatif, serta kapasitas fiskal daerah yang sangat bergantung pada dana transfer. Namun Boven Digoel juga memiliki potensi besar bonus demografi, kekayaan sumber daya alam, kampung-kampung adat yang kuat, serta peluang ekonomi hijau dan ekonomi biru.
Oleh karena itu. menurut Wakil Bupati, RPJMD 2025-2029 yang disusun harus fokus pada lima agenda prioritas, yakni Peningkatan Layanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, transformasi digital pemerintah, penguatan Infrastruktur dasar, dan pemberdayaan kampung. Untuk itu diharapkan kepada seluruh peserta, agar memberikan masukan yang konstruktif, baik dari OPD, akademisi, tokoh adat, tokoh agama, perempuan, pemuda, dan masyarakat umum. Dengan demikian dokumen RPJMD yang kuat dan dapat dilaksanakan.
“RPJMD yang kita bahas hari ini telah memuat 5 Pokok Visi Boven Digoel yaitu Tangguh, Aman, Maju, Mandiri, Berkelanjutan yang terdiri dari 6 Misi Daerah, 12 Tujuan, 22 Sasaran, 210 Program, dan 431 Indikator Kinerja Daerah (IKU & IKK). Secara teknis, dokumen ini juga telah memuat gambaran kondisi daerah mulai dari ekonomi, sosial, pendidikan, kemiskinan, IPM, indeks gender, indeks perlindungan anak, inovasi daerah dan lain sebagainya,”katan Wakil Bupati. Diakhir sambutan Wakil bupati Marlinus juga menegaskan kepada seluruh OPD dilingkup Pemda Boven Digoel bahwa, RPJMD merupakan komitmen bersama untuk memastikan pembangunan merata sampai ke kampung paling jauh, menurunkan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat SDM dan pelayanan dasar, menjaga stabilitas keamanan dan harmoni sosial budaya, dan memperkuat kemandirian dan identitas Boven Digoel sebagai daerah perbatasan yang tangguh.[VER-NAL]
