Gubernur Papua Selatan Bareng Kepala BIN ke Kampung Buepe, Singgung Proyek Jembatan Wayau Cuma Selesai 3 Persen
Gubernur Papua Selatan tampak bersama LO BIN Rahmat Gatot Haryono bersama masyarakat kampung Buepe.
Merauke, PSP — Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, bersama Liaison Officer (LO) BIN Papua Selatan, Kolonel Inf Gatot Rahmat Haryono, mengunjungi Kampung Bu Epe, Distrik Kaptel, Sabtu (13/9).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Apolo mengatakan telah melihat langsung kondisi kampung dan meminta para kepala dinas yang ikut dalam rombongan untuk mengambil data serta memberikan masukan terkait hal-hal yang dapat dilakukan untuk kemajuan Kampung Bu Epe.
“Kami ingin mendapatkan data lengkap sekaligus masukan agar pembangunan yang dilakukan pemerintah provinsi, pusat, maupun Pemerintah Kabupaten Merauke bisa tepat sasaran,” ujar Gubernur Apolo.
Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memantau pembangunan ruas jalan yang menjadi kerja sama pemerintah pusat, provinsi, dan Kabupaten Merauke.
“Ruas jalan yang menghubungkan Salor, Kampung Senegi, hingga Jembatan Tamulik sudah tembus. Saat ini tinggal dilakukan peningkatan dan perbaikan,” kata Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur Apolo menyebutkan jembatan Tamulik telah selesai dibangun dan nantinya ruas jalan akan dilanjutkan hingga pertigaan Kampung Kwemsid menuju Okaba, kemudian Kwemsid ke Ngguti, Nakias, serta sampai ke Salam Epe dan Banamepe. “Targetnya, seluruh ruas jalan ini selesai dalam lima tahun ke depan,” katanya.
Terkait proyek Jembatan Wayau, Gubernur mengungkapkan bahwa pada 2023 lalu pembangunan jembatan tersebut sempat dihentikan karena kinerja kontraktor yang buruk. “Kontraktor baru menyelesaikan sekitar 3 persen dari pekerjaan, padahal seharusnya sudah 30 persen pada Desember tahun lalu,” jelasnya.
Pekerjaan jembatan ini telah dilanjutkan pada tahun ini, dan Gubernur berharap setelah selesai, akan dilanjutkan dengan pengaspalan jalan untuk mendukung kelancaran pergerakan orang, barang, dan jasa, serta menghubungkan Kabupaten Merauke dengan Kabupaten Mappi.
Selain itu, Gubernur Apolo menugaskan para kepala dinas untuk mendata kebutuhan masyarakat Kampung Bu Epe secara detail, baik secara lisan maupun tertulis. “Kami berharap kunjungan ini menghasilkan data lengkap yang dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat, provinsi, dan Kabupaten Merauke,” ujarnya. Di akhir acara, Gubernur Apolo memberikan bantuan berupa 500 sak semen dan 500 lembar seng untuk pembangunan Gereja GPI BuEpe sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan masyarakat setempat. [ERS-NAL]
