Banyak Kebijakan Pemerintah Tidak Memihak Kepada Masyarakat, Mahasiswa Unmus Gelar aksi Demonstrasi

0
WhatsApp Image 2025-02-21 at 20.01.12

Merauke, PSP – Sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan kebijakan publik. Mahasiswa Universitas Musamus (Unmus) menggelar aksi demonstrasi yang berlangsung di Kantor DPR Provinsi Papua Selatan, Jumat 21/02.

Dalam aksi demontrasi tersebut, Mahasiswa meyampaikan beberapa tuntutan, diantaranya mengkaji ulang Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025, mencairkan Tunjangan Kinerja (TUKIN) bagi dosen, mengevaluasi kebijakan pemotongan beasiswa dan tunjangan dosen, mengesahkan RUU Masyarakat Adat, melakukan evaluasi terhadap PNS bermasalah guna mewujudkan reforma agraria sejati, melakukan evaluasi besar-besaran terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), menolak kebijakan multifungsi ABRI, serta menghentikan pembuatan kebijakan tanpa didasari riset ilmiah.

Ketua BEM Fakultas Hukum, Heldiaman Nduru, menyampaikan ada banyak kebijakan-kebijakan pemerintah yang berdasarkan fakta dan juga kajian yang tidak memihak kepada masyarakat, secara khusus mahasiswa-mahasiswa yang hadir hari ini.

Sementara itu, Perwakilan dari DPR Provinsi Papua Selatan, Ferdinando Bokowi  menemui para mahasiswa. Ferdinando Bokowi menyampaikan bahwa aspirasi yang disampaikan akan dibahas secara internal sebelum dikoordinasikan dengan pihak terkait dan diteruskan ke pemerintah pusat. “Kami sangat bersedia menerima semua aspirasi dari masyarakat, termasuk mahasiswa, karena ini sudah sesuai dengan konstitusi dan aturan di negara kita. Namun, ada hal-hal penting yang harus dibicarakan di internal DPR,” ujar Ferdinando.

Ia juga meminta mahasiswa untuk bersabar, mengingat tidak adanya kuorum dalam pertemuan tersebut. “Begitu pimpinan kami datang, kami akan membahas ini. Jangan khawatir kalau kami tidak menandatangani lalu aspirasi kalian diabaikan. Tidak, silakan kawal terus aspirasi kalian,” ujar Ferdinando. Mendengar hal itu, para mahasiswa merasa kecewa. Presiden Mahasiswa Unmus, Yoram mengatakan hari ini Aliansi mahasiswa Provinsi Papua Selatan menggelar aksi serentak dari Sabang sampai Merauke. ”Hari ini kita menyampaikan aspirasi dengan agenda Indonesia Gelap. Ada beberapa tuntutan yang kami bawa ke DPR Provinsi Papua Selatan, tetapi hari ini dan jam ini, kami ditolak DPR. Maka kami dan masyarakat, khususnya masyarakat Merauke, menyatakan mosi tidak percaya pada DPR Provinsi Papua Selatan,” pungkasnya.[CR1-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *