Pemerintah terus Tingkatkan Pembangunan di Kawasan Perbatasan
Foto bersama usai rapat koordinasi terkait dengan pengelolaan kawasan perbatasan RI-PNG di aula kantor bupati Boven Digoel. Foto: PSP/VER
Tanah Merah, PSP – Pemerintah Daerah Kabupaten Boven Digoel melalui Kepala bagian perbatasan Setda Boven Digoel gelar kegiatan rapat koordinasi terkait dengan pengelolaan kawasan perbatasan RI-PNG di wilayah Kabupaten Boven Digoel, kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Kabupaten Boven Digoel Kamis kemarin.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Fasilitasi Pelaksanaan Faslak dan Monev Deputi Lintas Batas Negera Budi Setyono. Yang melibatkan kepala-kepala distrik dikawasan Perbatasan RI-PNG.
Kepala bagian perbatasan Setda Boven Digoel Kanisius Kurwok mengatakan Terkait dengan pengelolaan kawasan perbatasan perlu adanya kerja sama semua pihak, baik itu kepala distrik di kawasan perbatasan, Pos-pos TNI, Polri termasuk Imigrasi, untuk lakukan pendataan kembali sehingga masyarakat yang mendiami perbatasan memiliki kejelasan tempat tinggal, serta meningkatkan pelayanan pemerintah.
“Saya pikir untuk pembangunan dikawasan Perbatasan, ini perlu ada kerja sama yang baik serta sosialisasi kepada masyarakat sehingga, masyarakat dapat memahami bahwa saat ini ada pelayanan pemerintah, dan pembangunan kawasan perbatasan.”pungkasnya.
Sementara itu Kepala Bidang Fasilitasi Pelaksanaan Faslak dan Monev Deputi Lintas Batas Negera Budi Setyono mengatakan Bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Papua untuk mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di kawasan perbatasan.
Dikatakannya, dengan pengembangan sarana dan prasarana penunjang Pos Lintas Batas Negara PLBN Terpadu Yetetkun di Kabupaten Boven Digoel dan yang terpenting sekali adalah fungsi pertahanan keamanan dan sekaligus sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nyugini PNG.
“Pembangunan PLBN ini nantinya tidak hanya sebagai gerbang masuk namun menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi wilayah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan, progres fisik pembangunan PLBN Terpadu Yetetkun Samapai saat ini sudah mencapai 97 persen. Sehingga ini perlu kita lakukan pendataan untuk pembangunan penunjang lainnya.”pungkasnya saat memberikan sambutannya di aula kantor bupati kemarin. [VER-NAL]
