Tokoh Agama Katolik Minta Pemerintah Berikan Edukasi Bahaya Miras
P. Emanuel Da Santo Mei Djogo Pr
Merauke, PSP – Tokoh Agama Katolik Keuskupan Agung Merauke berharap pemerintah daerah dapat mengedukasikan bahaya miras alias minuman keras kepada masyarakat. Sebab minuman keras dapat merusak organ – organ tubuh dan dapat mengakibatkan fatal sampai pada kematian.
Tokoh Agama Katolik Merauke,P. Emanuel Da Santo Mei Djogo Pr. Menyampaikan, pemerintah daerah harus mampu memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mengonsumsi minuman keras, karena minuman keras yang berlebihan sendiri dapat merusak organ – organ tubuh manusia dan dapat mengakibatkan kematian.
“Minuman keras lokal dan minuman keras berlabel tentu ada, tetapi bagaimana memberikan edukasi kepada masyarakat baik yang papua dan non papua, sehingga masyarakat mampu dan memahami betul tentang bagaimana penggunaan minuman keras ini sendiri,” ujarnya P.Emanuel saat diwawancara di ruang tamunya, Selasa (31/8/21).
Ia juga menambahkan, minuman keras berlabel tentu ada dan dilegalkan oleh pemerintah daerah di toko – toko minuman, tetapi bagaimana diri kita sebagai pengguna untuk mampu mengendalikan diri dalam mengonsumsi minuman keras itu sendiri.
“Dan jika pemerintah daerah takut dengan penggunaan minuman keras yang terlalu berlebihan dan akan mengakibatkan hal – hal yang dapat merugikan masyarakat lainnya, maka pemerintah daerah harus menghentikan perizinan penjualan minuman – menuman keras yang ada di toko – toko minuman,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan, jika pemerintah daerah tidak mau menghentikan peredaran minuman keras bagi masyarakat, maka pemerintah daerah harus mampu mengupayakan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang akibat dari penggunaan minuman keras yang berlebihan bagi tubuh.
“Saya berharap kepada masyarakat agar dapat menjauhi minuman keras, karena minuman keras pada dasarnya sangat berakibat fatal bagi tubuh kita, dan dapat membunuh organ – organ tubuh serta dapat mengakibatkan kematian,” pungkasnya. [CR1-NAL]
