PPM Siap Bentuk Divisi di Luar Tanah Miring

0
Foto bersama Pembina Ardian Simanullang dan anggota Persatuan Petani Milenial di gudang penggilingan beras

Foto bersama Pembina Ardian Simanullang dan anggota Persatuan Petani Milenial di gudang penggilingan beras. Foto: PSP/CR1

Merauke, PSP – Guna memaksimalkan hasil panen, Persatuan Petani Milenial akan melaksnakan kegiatan penendalian hama terpadu.

Pembina Persatuan Petani Milenial, Ardian Simanullang menyampaikan, persatuan petani milenial sendiri akan melakukan kegiatan pengendalian hama terpadu, karena dalam musim gaduh hama dipadi  sulit untuk dimusnahkan. Hal ini tentu menjadi sebuah koreksi dan masukkan agar kedepannya dimasa tanam musim rendam nanti pengendalian hama secara terpadu bisa diantisipasi sedini mungkin.

“Persatuan petani milenial sendiri untuk kedepannya akan melakukan terobosan – terobosan, sehingga untuk anggota petani milenial juga semakin lama semakin banyak, karena untuk saat ini petani milenial bukan hanya di tanah miring saja, tetapi kami sudah membuat divisi di daerah semangga, salor, kurik, kumbe dan yogin,” ujarnya Ardian saat diwawancara di rumahnya, Senin (23/8/21).

Ia juga menambahkan, untuk devisi persatuan petani milenial yang sudah ada saat ini sebanyak 6 divisi di kabupaten merauke dan untuk pusat persatuan petani milenial sendiri berada di distrik tanah miring kampung sumber harapan.

Persatuan petani milenial sendiri terdiri dari berbagai perkumpulan elemen yakni dari petani, mahasiswa, pelaku pengusaha penggilingan, anggota DPRD komisi B dan dinas pertanian, menurutnya.

“Keterlibatan beberapa elemen ini untuk berkecimpung dalam melakukan sistem pertanian terintegrasi dari hulu ke hilir dengan tujuan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, harapan persatuan petani milenial agar sinergitas tetap terjaga antara petani, pelaku pengusaha, dinas pertanian dan pendukung – pendukung lainnya sehingga kedepannya akan semakin solid. [CR1-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *