Peletakan Batu Pertama Awali Resminya Pembangunan SMAK St Maria Tanah Merah

0
Peletakan batu pertama pembangunan Sekolah SMAK Santa Maria Tanah Merah.

Peletakan batu pertama pembangunan Sekolah SMAK Santa Maria Tanah Merah. Foto: PSP/VER

Tanah Merah, PSP – Penantian selama 6 tahun untuk mendapatken bangunan sekolah sendiri tentunya tidaklah muda namun berbagai upaya dan koordinas terus dilakukan pihak Sekolah Menengah Atas Agama Katolik SMAK St Maria Tanah Merah Boven Digoel untuk mendapatkan tempat serta bangunan sekolah sendiri menemui sebuah keberhasilan dengan ditandai peletakan batu pertema dan peresmian dimulaimnya pembangunan gedung sekolah baru oleh Vikep Mindip Tanah dan Kepala kantor kementerian Agama Kabupaten Boven Digoel.

Pastor Paroki Hati kudus Tenah Merah Alvin Buarlele Pr bersama kepala Kantor kementerian Agena Kebupaten Boven Digoel, Yosefa Tambonop Disaksikan Pemulik Hak ulayat Yohenis Wati dan Bernolfus Tingge serte pera guru dari SMAK St Maria dan St Yosep Tanah Merah melaksanakan pemberkatan dan peletakan batu pertama serta peresmian pembangunian gedung baru sekolah SMAK St Maria Tanah Merah.

Pastor Alvin menjelaskan pembangunan gedung Sekolah SMAK St Maria ini adalah bagian dan Peran Gereja hadir ditengah masyarakat untuk mencerdaskan generasi Mudah Papua khususnya umat katolik di Boven Digoel agar pemerataan kesejahteraan dalam mendapatkan pendidikan yang layak berkarakter dan bermartabat serta menunjukan sati diri kekatolikan yang baik adalah salah satu upaya untuk generasi muda lebih memahami tentang kekatolikan itu yang Universal serta mampu mewujudkan generasi mudah Boven Digoel yang siap membangun daerahnya menuju suatu perubahan yang bak kedepannya.

 “Ya pada kesempatan ini saya sanget bangga dan berterimakasih pada semua pihak yang sudah mau melihat pembangunan sumber daya manusia di atas tenah ini lebih khusus umat katolik yang sudah berusaha untuk bersama-sama pemerintah mewujudkan SDM masyarekat Boven Digoel yang berkuslitas, dengan diresmikan melalui peletakan batu pertama ini tentunya harus didukung penuh pembangunnya agar nanti generasi muda katolik Boven Digoel dapat menjadi generasi yang Siap Ikut Serta dalam menyukseskan pembangunan di Boven Digoel” Ungkapnya.

Ditempat yang sama Kepala Kantor Kementenan Agam Kabupaten Boven Digoel Yosefa Tambonop menuturkan program pembangunan sekolah SMAK ini, merupakan upaya yang dilakukann kantor kementenien Agama Kabupaten Boven Digoel, untuk meningkatkan penddikan ke agamaan di Boven Digoel dimana di tahun 2021 ini melalu Dipa bidang Bimas Katolik kantor wilayah kantor kementerian agama provinsi Papua, dikucurkan anggaran untuk pembangunan ruang guru dan 3 ruang kelas belajar, peluang inipun di manfaatkan untuk pembangunan gedung sekolah SMAK St Maria Tanah Merah agar mereka memiliki gedung sendiri , dimana selama ini mereka menumpang di gedung Sekolah SMA St Yosep Tanah Merah. “Ya perlu kami sampaikan bahwa kami dari kementerten agama melalu bidang bimas. katolik akan kucurkan anggaran melalui kementerian agama provinsi Papua untuk Pembangunan 1 ruang guru, dan 3 ruang kelas, tantu peluang in juga, sebagal perintis awal agar kedepannya pemerintah bersama stakholder lainnya dapat berkontribusi untuk pembengunan SMAK lebih baik kedepan Karena melalui pendidikan akan merubah pole kehidupan perkembangan di Boven Digoel.”Tuturnya saat ditemui usai peresmian dan peletakan batu pertama di SMAK St Maria Tanah Merah kemarin. [VER-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *