Giliran GMKI Angkat Bicara Soal Togel
Elsye Titihalawa
Merauke, PSP – Pembelian kupon putih alias togel yang disediakan para bos besar togel di Merauke, terus menjadi sorotan. Pasalnya, ketersediaan togel di Merauke mengundang berkumpulnya orang ditengah pandemi Covid-19.
Selain tokoh adat yang sudah memberi warning hal ini, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Merauke pun turut menyentil keberadaan perjudian togel di Merauke.
Ketua GMKI Cabang Merauke Elsye Titihalawa mengakui, bahwa perjudian togel di Merauke tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Akan tetapi, perjudian togel di Merauke sudah terjadi secara terang terangan.
“Kami selaku Ketua GMKI melihat togel, kita tidak bisa tutup mata, karena di setiap sudut kota Merauke sudah terlihat dengan kasat mata. Tidak lagi secara tertutup. Kita lihat saja di beberapa titik banyak orang berkumpul,” kata Elsye di Jalan Misi kemarin.
Elsye menjelaskan, bahwa maraknya pembelian togel di Merauke akibat dampak dari pandemi Covid-19.
“Bagi kami marak sekali berkumpul membeli togel, sebenarnya ini dampak dari Covid-19 sejak masuk ke Merauke. Ini pendorong , karena sudah terjadi PHK, sulitnya mencari pekerjaan yang berdampak bagi ekonomi masyarakat, memang secara alkitabiah ini dilarang,” kata Elsye.
Ia mengakui, bahwa dalam perkumpulan membeli togel, protokol kesehatan ditengah pandemi tidak diindahkan.
“Ini berpengaruh ke penyebaran virus juga bahkan kita lihat mereka tidak menggunakan protokol kesehatan, tidak pakai masker, tanpa jarak dan ini mempengaruhi penyebaran Covid,” katanya.
Menurut Elsye, memberikan masyarakat pekerjaan terlebih khusus masyarakat kecil, adalah sebuah solusi menarik mereka dari peredaran judi togel.
“Bagi saya ini PR kita bersama, pemerintah bagaimana agar kita mengatasi ini secara bersama. Karena kita lihat yang ada di perkumpulan togel ini adalah warga yang pendapatan ekonomi nya menengah ke bawah,” ujar Elsye.
Selain kepolisian, pemerintah juga diharapkan mampu memperhatikan masyarakat untuk menarik mereka dari lingkungan perjudian.
“Kami berharap pemerintah melihat ini dengan lebih jeli, kita tidak bisa membiarkan masyarakat, peran pemerintah diperlukan, apalagi Bapak Romanus sendiri baru dilantik.
Di sisi lain, saya tertarik dengan Kapolres sekarang , dengan cara memutus mata rantai kemiskinan di wilayah ini,” kata dia.
Menurut Elsye, untuk memberantas togel bisa dilakukan dengan cara yang elegan. “Kita bisa tegas tetapi dengan cara yang elegan. Untuk penyedia togel, memang ini kelas dunia, sebelum pergi ke penyedia togel, kita harus lihat masyarakat kecilnya, karena kalau masyarakat sudah mempunyai pekerjaan yang jelas seperti pak Kapolres buat otomatis mereka meninggalkan pekerjaan yang tidak baik. Saya katakan, ketika kita membantu mereka dengan menyediakan lapangan pekerjaan tanpa kita pergi mencari bos besar togel, dengan sendirinya masyarakat akan meninggalkan kegiatan itu. Karena kalau ada pekerjaan , mereka tidak mungkin lari ke togel,” pungkasnya. [ERS-NAL]
