Pemda Boven Digoel Laksanakan Vaksinasi untuk Forkopimda

0
Plt bupati H. Chaerul Anwar saat difaksinasi

Plt bupati H. Chaerul Anwar saat difaksinasi. Foto: PSP/VER

Tanah Merah, PSP – Usai dilakukan Vaksinasi tahap satu kepada seluruh tenaga Medis di Kabupaten Boven Digoel, Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel melaksanakan vaksinasi kepada seluruh Forkopimda termasuk Plt Bupati Kabupaten Boven Digoel, Dandim 1711/BVD, Kapolres Boven Digoel dan OPD serta Tokoh Masyarakat, Adat dan Tokoh Agama yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Senin, 22/2/2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel, H. Syahib mengungkapkan pelaksanaan vaksinasi kepada pejabat daerah dan seluruh Forkopimda itu untuk membuktikan kepada masyarakat umum bahwa vaksinasi sudah dapat digunakan kepada seluruh masyarakat. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Boven Digoel.

“Pencanangan pelaksanaan vaksinasi di boven digoel yang hari ini kita lakukan diberikan kepada forkopimda, yang pertama Plt Bupati, pak Dandim, Kapolres dan pimpinan OPD ditambah dengan tokoh masyarakat, tokoh Agama dan tokoh Adat, dan selanjutnya vaksin ini juga akan diberikan kepada masyarakat, “ ujarnya

Sementara ditempat yang sama Plt Bupati Kabupaten Boven Digoel H. Chaerul Anwar usai menerima vaksinasi kepada media ini mengungkapkan Kepala daerah sebagai orang pertama yang divaksin, untuk memberikan contoh teladan dan panutan kepada masyarakat bawasannya vaksinasi yang digunakan saat ini aman sehingga masyarakat tidak perlu khwatir dengan vaksinasi yang dilakukan. Dan dihimbau juga kepada masyarakat untuk tidak terhasut dengan berita hoax terkait vaksinasi yang digunakan saat ini. “Setelah saya menerima vaksin dan selama 30 menit kedepan ini reaksinya biasa-biasa saja, maka kenapa Bapak presiden kita orang pertama yang divaksin itu untuk memberikan kepercayaan dan jaminan keamanan bahwa tidak perlu takut, karena vaksin yang disuntik kedalam tubuh kita untuk keamanan dan kesehatan kita karena pandemic virus Covid-19 ini virus yang berbahaya dan belum ada obatnya sehingga tidak perlu takut,” ujarnya. [VER-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *