Otomatis Ketua Satgas Covid-19 Berganti
Pj Sekda Merauke, Ruslan Ramli
Merauke, PSP – Proses pelaksanaan pergantian kepala daerah Bupati dan Wakil Kabupaten Merauke akan diikuti dengan pergantian ketua satuan tugas (Satgas) percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Merauke. Pasalnya, sebagaimana diketahui, bahwa ketua satgas saat ini adalah Bupati Frederikus Gebze, dan nantinya secara otomatis penggantinya adalah Bupati terpilih Romanus Mbraka.
Pejabat Sekretaris Daerah Merauke, Ruslan Ramli saat dikonfirmasi mengenai bagaimana pelaksanaan dan program Satgas covid-19 selanjutnya mengungkapkan semua akan menyesuaikan dengan intruksi ketua Satgas baru. Namun demikian, ia akan melaporkan beberapa hal, terutama terkait efektifitas penggunaan anggaran.
“Itu kita tunggu arahan bupati terpilih saat beliau menjabat. Yang pasti karena bupatinya berganti, ketuanya berganti donk. Memang sudah ada petunjuk untuk perampingan. Kita juga akan melaporkan bagaimana efektifitas dalam memutus mata rantai covid saat ini,” ujar Ruslan Ramli.
Memang beliau sendiri pernah menyampaikan bahwa akan prioritas untuk bagaimana penanganan covid. Tapi kita juga sudah mengambil langkah, kemarin sudah mengikuti daring dengan beberapa Direktorat Jendral di Pusat, misalnya keuangan daerah, administrasi, dan kewilayahan, bahwa memang anggaran tetap recofusing dalam rangka penanganan Covid, terutama untuk mendukung program pemerintah terkait dengan vaksinasi.
Ruslan menambahkan, bahwa meskipun muncul persepsi disebagian masyarakat, bahwa seolah-seolah saat ini pemerintah daerah tidak lagi tegas dalam menanggani Covid-19, namun sebenarnya pihaknya terus mengupayakan berbagai langkah dalam rangka penanganan dan pencegahan penyebaran covid-19.
“Pemerintah daerah betul-betul serius menanggani. Bahwa ini fluktuatif, ya memang kata kuncinya kan minimal dari pribadi masing-masing. Kalau kita bicara covid ini kan harus disiplin dari masing masing tanpa melihat strata. 3 M harus diterapkan bahkan sekarang 5 M. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, mengurangi perjalanan yang tidak penting,” tutur Ruslan Ramli di ruang kerjanya, Kamis (11/2). [WEND-NAL]
