Corona Buat Peternak Ayam Tak Produksi

0
WhatsApp Image 2021-02-10 at 21.40.46

Merauke, PSP – Terhitung hampir satu tahun yaitu sejak Maret tahun lalu bersamaan dengan mulai merebaknya pandemi virus covid-19 di Kabupaten Merauke, peternak ayam potong di Distrik Kurik tak lagi bisa memproduksi ayam potong kambali.

Salah Seorang Peternak Ayam Potong Kurik, Gangsar Cahyono mengungkapkan bahwa penyebab terbesar yang membuatnya memilih untuk tidak memelihara ayam adalah akibat merosotnya sektor ekonomi masyarakat yang berdampak pada kurangnya daya beli terhadap ayam potong lokal Merauke.

“Sudah setahunan sejak corona masuk pada Maret lalu, sehingga kita belum bisa untuk pelihara ternak lagi karena melihat kondisi pasar kan masih belum stabil, jadi kita belum berani pelihara lagi. Karena tingkat konsumsi masyarakat kan minim pasca corona,” katanya melalui sambungan telepon, Rabu (10/2).

Sampai saat ini ia juga belum bisa memperkirakan akan sampai kapan permasalahan ini akan terus berlangsung. Menurutnya, semua bergantung pada bangkitnya ekonomi masyarakat dan berakhirnya penyebaran pandemi virus covid-19.  

“Kita belum bisa memastikan, karena kita melihat kondisi pasar. Kalau pasar sudah mulai ramai, kita memasarkan daging ayam kan lebih mudah. Karena kalau kita produksi kemudian tidak bisa menjual kan sama saja,” tandasnya.

Selain itu, menurut Gangsar, sementara saat ini sebagian besar yang beredar dimasyarakat merupakan ayam dari luar Merauke, yang secara harga cenderung lebih murah jika dibandikan dengan ayam lokal Merauke. 

“Permintaan ada, Cuma kita ini produksi lokal bersaing dengan produk dari luar yang tetap datang terus. Kemudian harga mereka terus turun, sehingga kalau kita mengikuti mereka dihitung-hitung kan tidak maksimal,” pungkasnya. [WEND-NAL] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *