Gubernur Papua Selatan Serahkan Hibah Dermaga dan Terminal Penyeberangan Ewer ke Pemkab Asmat

0

Merauke, PSP – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menyerahkan hibah dermaga beserta terminal penyeberangan Ewer kepada Pemerintah Kabupaten Asmat. Fasilitas yang berada di Kali Aswet itu menjadi pintu masuk menuju Bandara Ewer melalui akses Jalan KAMSA.

Penyerahan hibah dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan kepada Pemerintah Kabupaten Asmat berlangsung di Ewer, Jumat (31/7).

Dalam sambutannya, Apolo berharap dermaga dan terminal penyeberangan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Asmat.

“Semoga fasilitas ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menunjang aktivitas perekonomian di Kabupaten Asmat,” ujarnya.

Apolo menjelaskan, perencanaan pembangunan dermaga dan terminal penyeberangan telah dimulai sejak 2024, sedangkan pembangunan fisiknya dilaksanakan pada 2025.”Ada dua perencanaan yang kita lakukan, satu di sini dan satu lagi di Agats, yakni pembangunan dermaga kapal feri,” katanya.

Menurut Apolo, Pemerintah Provinsi Papua Selatan juga terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di Asmat. Pada 2026, pemerintah provinsi membangun jembatan beton di Distrik Jetsy dan Distrik Joerat.

Selain itu, sejumlah proyek pembangunan juga dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD), antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan.

Apolo menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam mengidentifikasi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari tingkat kabupaten, distrik, hingga kampung.

“Kita identifikasi bersama kebutuhan masyarakat, kemudian kita bagi tugas. Pemerintah kabupaten menangani wilayah tertentu, sementara pemerintah provinsi mengambil bagian di wilayah lainnya,” katanya.

Menurutnya, pembagian peran tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai dengan tujuan pembangunan nasional dan amanat Undang-Undang Otonomi Khusus Papua.

Apolo menambahkan, pembentukan Provinsi Papua Selatan sebagai daerah otonom baru merupakan salah satu upaya pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan di Tanah Papua.

“Hadirnya Provinsi Papua Selatan diharapkan mampu mempercepat pembangunan sarana dan prasarana serta pengembangan sumber daya manusia. Setelah memasuki masa provinsi definitif, kita masih memiliki waktu untuk terus mempercepat pembangunan,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Papua Selatan bersama empat pemerintah kabupaten di wilayahnya terus memperkuat kolaborasi dalam penyediaan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia demi mendorong kesejahteraan masyarakat. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *