Di Kaptel, Gubernur Papua Selatan Minta Restu Warga untuk Pembangunan Jalan

0
Gubernur Papua Selatan saat berada di Distrik Kaptel

Gubernur Papua Selatan saat berada di Distrik Kaptel

Merauke, PSP – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, meminta izin dan restu masyarakat Kampung Kaptel, Distrik Kaptel, terkait rencana pembangunan sejumlah ruas jalan di wilayah Merauke, Sabtu (11/4)..

Permintaan itu disampaikan saat pemerintah tengah mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan oleh pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten.

Menurut Safanpo, saat ini pemerintah pusat sedang membangun jalan nasional dari Wanam hingga Muting dengan panjang sekitar 165 kilometer.

“Ada jalan nasional yang sementara dikerjakan dari Wanam sampai Muting, panjangnya kurang lebih 165 kilometer,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan juga tengah melakukan pembangunan, perbaikan, dan peningkatan kualitas jalan di sejumlah wilayah.

“Membangun berarti membuka jalan baru, memperbaiki berarti jalan yang rusak diperbaiki, dan peningkatan berarti kualitas jalan ditingkatkan, misalnya dari beton menjadi aspal,” jelasnya.

Sejumlah ruas jalan yang tengah dibangun pemerintah provinsi antara lain jalur Merauke–Kuprik–Jagebob–Poo–Erambu–Toray–Wasur melalui Sota, kemudian Kuprik–Tanah Miring–Salor–Kumbe–Onggari–Burse hingga Domande dan Muara Bian.

Selain itu, pembangunan juga dilakukan pada ruas Wapeko–Senegi–Tamulik, hingga ke Kwemsik yang terhubung ke beberapa jalur lain seperti Okaba melalui Sanggase dan Alatep, serta ke arah Ngguti, Nakias, Salamepe hingga Banomepe.

Safanpo menyebut, konektivitas antarwilayah tersebut diharapkan dapat terus terhubung, termasuk akses menuju Distrik Kaptel.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya dukungan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur tersebut.

“Kami memohon izin, restu, dan pertimbangan dari bapak-bapak, mama-mama, serta seluruh masyarakat untuk pembangunan jalan ini,” katanya.

Menurutnya, pembangunan jalan akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat di masa depan.

Safanpo juga menekankan bahwa pemerintah dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam mempersiapkan masa depan generasi mendatang.

Usai pemaparan, ia kembali menanyakan kesiapan masyarakat untuk menerima pembangunan jalan, termasuk proyek jalan nasional yang tengah dikerjakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di wilayah tersebut.

Menurut Rillis Humas Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Kunjungan ke Kaptel untuk berdialog dan menyerap aspirasi masyarakat. Disela-sela dialog, kepala distrik setempat mewakili masyarakat, menyampaikan aspirasi terkait jalan.

“Jadi, untuk jalan yang disampaikan oleh kepala distrik, ada pembangunan tugas dan kewenangan, ada jalan yang dibangun pemerintah kabupaten, ada jalan yang dibangun oleh pemerintah provinsi, dan jalan yang dibangun oleh pemerintah pusat,” ujar Safanpo. Dalam keterangan Rillis itu, secara serempak masyarakat Kampung Kaptel dan beberapa kampung sekitar yang mengikuti dialog, spontan menjawab menerima pembangunan ruas jalan dimaksud. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *