Paskalis Imadawa Beberkan Hal Ini di KemenPAN RB
Paskalis Imadawa.
Merauke, PSP – Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, mengungkapkan bahwa sebagian besar aparatur sipil negara (ASN) yang dinyatakan lulus pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2024 di Provinsi Papua Selatan berasal dari luar daerah.
Hal itu disampaikan Paskalis Imadawa secara langsung di hadapan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Purwadi Arianto, dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta, baru-baru ini.
“Dari 700 lebih yang sudah diterima itu, rata-rata bukan anak Papua Selatan. Ini yang menimbulkan ketidakharmonisan di Papua Selatan dan memicu kecemburuan,” kata Imadawa.
Ia mempertanyakan proses pengisian formasi CPNS yang sebelumnya dialokasikan untuk Papua Selatan, namun justru didominasi oleh pelamar dari luar daerah. Dari total 1.000 formasi yang dibuka, lebih dari 700 formasi telah terisi oleh peserta yang sebagian besar bukan berasal dari Papua Selatan.
Imadawa bilang, sisa 206 formasi yang belum terisi kini dituntut oleh anak-anak asli Papua Selatan.
Menurutnya, persoalan ini muncul karena pengumuman hasil seleksi CPNS dilakukan sebelum dirinya dan Gubernur Papua Selatan resmi dilantik.
“Pengumuman kelulusan 700 lebih itu sudah keluar sebelum kami dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur pada Februari lalu. Sekarang justru saya dan gubernur seolah-olah dikambinghitamkan,” bebernya.
Imadawa juga bilang hingga kini dirinya belum pernah berjabat tangan dengan mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Selatan, Albert Rapami. “Sampai hari ini saya belum pernah berjabat tangan dengan beliau itu. Saya terus terang merasa tidak puas, karena dari kuota 700 lebih CPNS tahun 2024, kebanyakan yang lulus adalah orang luar Papua Selatan,” tandasnya. [ERS-NAL]
