Banjir ROB Terjang Waan–Kontuar, Warga Mengadu ke Gubernur Papua Selatan
Pertemuan masyarakat Waan dan Kontuar dengan Gubernur Papua Selatan mengeluh terkait banjir ROB
Merauke, PSP – Masyarakat Distrik Waan dan Distrik Kontuar mengadu langsung kepada Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, setelah wilayah mereka kembali diterjang banjir rob dengan ketinggian air mencapai dua meter.
Pengaduan disampaikan Kepala Distrik Waan, Victor Chabuya Moiwend, Kepala Distrik Kontuar, Frensinus, bersama sejumlah kepala kampung saat bertemu gubernur di salah satu hotel di Merauke, Selasa (6/1).
Victor menjelaskan, banjir rob kali ini melanda sedikitnya enam kampung, yakni Kampung Konorau, Waan, Tor, Keladar, Sabon, dan Kampung Dafnawanga. Selain itu, dua dusun, Yawasir dan Moi, turut terdampak.
“Banjir rob ini sudah menjadi langganan setiap tahun di Distrik Waan. Karena itu kami berupaya mencari perhatian dan bantuan untuk mengatasi persoalan ini. Di Distrik Waan ada lebih dari 1.000 kepala keluarga,” kata Victor.
Ia menambahkan, banjir kali ini tergolong paling parah karena ketinggian air mencapai sekitar dua meter dan mengganggu aktivitas serta keselamatan warga.
Menanggapi pengaduan tersebut, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan penanganan banjir rob harus dipikirkan secara jangka panjang, mengingat bencana ini terus berulang setiap tahun.
“Untuk jangka panjang ini sudah harus dipikirkan. Sementara untuk jangka pendek, kita akan memberikan bantuan bahan makanan,” ujar Apolo.
Selain persoalan banjir, masyarakat juga menyampaikan aspirasi lain, termasuk kebutuhan listrik. Gubernur menyebut sebagian persoalan berada dalam kewenangan pemerintah provinsi dan sebagian lainnya menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.
“Kami akan koordinasikan dengan bupati supaya kita sama-sama berbagi tugas,” katanya. Pertemuan tersebut turut dihadiri anggota DPR Provinsi Papua Selatan, Dominikus Ulukyanan. [ERS-NAL]
