Sebanyak 508 Peserta CPNS dan P3K Di lingkup Pemda Boven Digoel ikut Diklat dan Prajabatan

0
Bupati Roni saat memasang kartu pengenalan kepada perwakilan peserta diklat

Bupati Roni saat memasang kartu pengenalan kepada perwakilan peserta diklat

Tanah Merah, PSP – Sebanyak 508 peserta ikut diklat prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) formasi tenaga honorer kategori 2 tahun 2021 dilingkungan pemerintah kabupaten boven digoel tahun 2025.

Bupati Roni Omba dalam amanatnya mengatakan, sebagai calon PNS dan P3K dari formasi tenaga honorer kategori 2 merupakan wujud pengakuan Negara atas dedikasi dan pengabdian yang telah  anda berikan selama ber tahun-tahun, untuk itu keberadaan PNS dan P3K adalah tulang punggung pelayanan publik di kabupaten boven digoel.

Sesuai dengan tema yang diusung pada Diklat dasar Prajabatan dan orientasi yakni. Akselerasi kompetensi dan profesionalisme ASN K2 kabupaten boven digoel untuk pembangunan di provinsi papua selatan sangat relevan dan strategis, tema ini menegaskan komitmen kita untuk tidak hanya memenuhi persyaratan administrasi semata, tetapi juga untuk secara cepat meningkatkan kemampuan dan kapasitas anda sebagai ASN.

Sebagai CPNS dan K2 memiliki pengalaman berharga dilapangan, namun era birokrasi terus berubah, sehingga dituntut untuk menjadi ASN yang berakhlak, berorientasi pelayan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, dan kolaboratif. nilai-nilai inilah yang akan menjadi kompas bagi setiap langkah pengabdian anda, untuk memastikan bahwa pelayanan yang anda berikan semakin berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat boven digoel dan provinsi papua selatan.

Diakhir sambutan bupati Roni berpesan kepada seluruh peserta agar jadikanlah ini sebagai momentum untuk meningkatkan pemahaman tentang peran dan fungsi anda sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. dan menginternalisasi nilai-nilai berakhlak dalam setiap tindakan dan keputusan anda, serta memperkuat kolaborasi antar sesama ASN dan dengan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di boven digoel. “saya berharap bapak dan ibu dapat memanfaatkan setiap momen untuk menyerap ilmu,memperkuat komitmen dan menginternalisasi nilai -nilai dasar ASN, jadikanlah diklat ini sebagai bekal awal untuk beradaptasi dengan tuntutan pekerjaan dan dinamika organisasi yang terus berkembang,”ungkapnya. [VER-NAL] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *