Program MBG di Boven Digoel Masih Menunggu Instruksi dari Pemda Boven Digoel

0
Koordinator MBG, sekaligus pelaksana Badan Gizi Nasional (BGN) di Boven Digoel, Andi Alfian Rivaldi.

Koordinator MBG, sekaligus pelaksana Badan Gizi Nasional (BGN) di Boven Digoel, Andi Alfian Rivaldi.

Tanah Merah, PSP, – Sejak Ditutup sementara Oleh Polres  dan Dinas Kesehatan Boven Digoel, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga saat ini belum kembali beroperasi. Namun masih menunggu arahan resmi dari pemerintah daerah, hal ini disampaikan  Koordinator MBG, sekaligus pelaksana Badan Gizi Nasional (BGN) di Boven Digoel, Andi Alfian Rivaldi.

Menurut Andi, MBG baru akan kembali beroperasi, setelah terbentuknya Satuan Tugas (Satgas) MBG yang dilakukan pemerintah daerah, dengan Surat Keputusan (SK) Satgas tersebut, baru Program MBG bisa beroperasional, pasalnya SK tersebut sebagai dasar hukum dalam pelaksanaan dan pemantauan program MBG di lapangan.

“Saat ini kita masih menunggu SK dari pemda mas, jadi saat ini kita belum berjalan, kalau untuk Dapur saat ini sudah siap beroperasi,”kata Andi.

Andi menjelaskan, sebelumnya program MBG sudah berjalan di 4 Sekolah, namun aktifitas itu harus dihentikan sementara karena di nilai, dapur mandiri yang dikelola selama ini masih perlu dilakukan pembenahan, yang hingga saat ini sudah dilakukan dan siap beroperasi.

Andi juga bilang, kusus di Pusat Ibu kota tanah merah terdapat tiga dapur mandiri yang beroperasi, namun selama ini baru terdapat satu dapur yang beroperasi, sementara dua dapur mandiri lainnya masih dalam tahap proses.

“Dalam program MBG terdapat tiga tipe dapur, yakni Dapur mandiri, yang saat ini beroperasi di kota tanah merah, selanjutnya dapur Instansi dan Dapur wilayah 3T, hal inilah yang kiranya belum di pahami oleh instansi-instansi Pemda Boven Digoel. Namun demi kebaikan kita bersama kedepan kita ikuti apa yang disepakati bersama dalam rapat,”ujarnya. Andi juga berharap agar program MBG ini segera beroperasi sembari menunggu, menunggu SK satgas yang dikeluarkan Pemda Boven Digoel, mengingat program MBG merupakan bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah, khususnya di daerah dengan angka stunting dan malnutrisi yang tinggi.[VER-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *