MBG Dihentikan Sementara Semata-mata Untuk Memberikan rasa aman kepada Siswa-Siswi
Plt Kadis Kesehatan Boven Digoel Sintia Mahuze
Tanah Merah, PSP – Penghentian sementara pelayanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Boven Digoel dikarenakan adanya ditemukan beberapa hal yang harus di benahi mitra penyedia MBG, agar program MBG di Boven Digoel tidak mengalami hal – hal buruk, seperti di kabupaten lain yang viral usai mengkonsumsi MBG. Mencegah hal itu maka pihak Dinas Kesehatan Boven Digoel mendukung penghentian sementara pelayanan MBG.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Boven Digoel, Sintia Mahuse, mengatakan Kehadiran pihaknya bersama Polres Boven Digoel untuk menghentikan sementara pelayanan MBG bukan tanpa alasan, namun sebagai wujud bahwa pemerintah ada dan Negara hadir memberikan pelayanan yang terbaik dalam program MBG. Serta memberikan rasa aman kepada anak-anak pada saat mengkonsumsi MBG tersebut.
Kepada pihak sekolah yang sudah menerima program MBG, diharapkan bersabar, pemerintah bersama polri, dan juga penyedia akan berupaya sehingga apa yang menjadi perhatian untuk pembenahan secara menyeluruh di dapur umum MBG dapat segera di laksanakan, demi tersedianya MBG yang layak dan baik untuk anak – anak.
“Ada hal-hal yang secara teknis harus dibenahi di dapur MBG, setelah sudah di benahi, maka kami akan mengizinkan agar MBG boleh di layani kembali,”kata Sinta Mahuse.
Sementara di tempat terpisah salah satu masyarakat Frans yang juga salah satu orang tua murid penerima manfaat MBG mengatakan sangat mendung terhadap penghentian sementara program MBG yang dilakukan di sejumlah sekolah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mencegah terulangnya kasus keracunan yang membahayakan kesehatan anak-anak.
Dikatakan Frans, penyajian makanan untuk jumlah siswa yang besar sering kali tidak terjamin. Oleh karena itu, ia menilai langkah Kepolisian Resort Boven Digoel bersama Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menghentikan sementara penyaluran MBG adalah keputusan tepat, sembari menunggu dapur-dapur penyedia memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.
Penghentian sementara penyaluran MBG diharapkan menjadi momentum bagi semua pihak terutama penyedia MBG untuk memperketat pengawasan, serta memastikan kualitas pengolahan makanan, serta menjamin keamanan konsumsi bagi pelajar di Boven Digoel. “Kita sangat mendukung program MBG ini, tetapi dari segi kesehatan juga harus di perhatikan, karena yang menerima MBG ini bukan satu dua siswa tetapi Ratusan dan bahkan Ribuan siswa, artinya kita lebih baik mengantisipasi daripada mengobati,”ujarnya.[VER-NAL]
