Pesawat Pengangkut BBM Mendarat di Bandara Karubaga, Pertamina Layani Dua Distrik di Papua Pegunungan

0
BBM diangkut ke pesawat untuk dibawa kena Papua Pegunungan.

BBM diangkut ke pesawat untuk dibawa kena Papua Pegunungan.

Merauke, PSP – Di bawah rintik hujan, pesawat pengangkut bahan bakar minyak (BBM) akhirnya mendarat di Bandara Karubaga, Papua Pegunungan, Selasa (23/9).

Namun, perjalanan distribusi BBM tidak berhenti di situ. Sebanyak 5.000 liter solar selanjutnya diangkut menggunakan mobil menuju Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, sementara 10.000 liter Pertalite didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Distrik Balingga, Kabupaten Lanny Jaya.

Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, menjelaskan pada bulan September ini, lembaga penyalur Pertamina telah mulai melayani masyarakat di Distrik Kanggime dan Distrik Balingga.

Hadirnya energi di dua distrik di Papua Pegunungan ini merupakan upaya luar biasa Pertamina Patra Niaga bersama seluruh pihak, mulai dari BPH Migas, Pemerintah Daerah, pemilik lembaga penyalur, hingga masyarakat sebagai konsumen yang kami layani,” terang Awan.

Distribusi energi ke dua distrik tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama dan melibatkan setidaknya dua moda transportasi.

BBM terbang dengan pesawat angkut selama sekitar 45 menit dari Timika ke Karubaga, lalu dilanjutkan dengan perjalanan darat selama 2 hingga 3 jam menuju lembaga penyalur. Seluruh proses distribusi sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang kerap berubah-ubah di daerah Papua Pegunungan.

Saat ini, lembaga penyalur BBM dengan kode 86.990.03 di Distrik Kanggime dan lembaga penyalur 86.995.32 di Distrik Balingga menjadi tulang punggung penyaluran energi yang menopang roda transportasi sekaligus ekonomi di wilayah tersebut.

Pertamina akan terus memantau distribusi BBM ke kedua lembaga penyalur ini, baik dari sisi jumlah maupun jenis produk yang disalurkan, agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Ini merupakan komitmen Pertamina Patra Niaga untuk menjaga ketahanan energi, memastikan akses dan ketersediaan energi yang terjangkau hingga ke wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T) di seluruh Indonesia. Kami berharap manfaat kehadiran BBM di dua distrik ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan memajukan pertumbuhan daerah,” pungkas Awan.

Sementara itu, pemilik lembaga penyalur 86.990.03 Distrik Kanggime, Tendimin Yigibalom, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dalam mewujudkan penyaluran BBM ke wilayah pedalaman Papua Pegunungan. BBM ini sangat membantu masyarakat di daerah pedalaman. Manfaatnya langsung terasa untuk kegiatan sehari-hari. Karena ini penyaluran perdana, kami akan terus berkoordinasi untuk memastikan pasokan BBM mencukupi kebutuhan masyarakat baik di Kanggime maupun Lanny Jaya,” ujarnya. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *