Ini Prakiraan BMKG terkait Musim Hujan 2025/2026 di Papua Selatan
Merauke, PSP – BMKG melalui Stasiun Klimatologi (Staklim) Papua Selatan menyampaikan prakiraan Musim Hujan 2025/2026, Selasa (23/9). Dalam siaran persnya, Staklim Papua Selatan menerangkan bahwa prediksi dinamika atmosfer-laut terkini untuk El Nino Southern Oscillation (ENSO) dalam kondisi Netral hingga awal tahun 2026.
Sementara untuk Madden Julian Oscillation (MJO) dalam keadaan tidak aktif dan diprediksi aktif kembali pada fase 2 (Samudera Hindia) di akhir dasarian III September 2025. Secara spasial gelombang rosby ekuatorial diprediksi aktif di wilayah Sumatera bagian selatan dan Papua bagian selatan pada awal dasarian III September 2025.
Pada Dasarian II September 2025, Monsun Asia tidak aktif dan diprediksi tidak aktif pada Dasarian III September hingga Dasarian II Oktober 2025. Monsun Australia pada Dasarian II September 2025 dan diprediksi terus aktif Dasarian II Oktober 2025.
Sedangkan Anomali SST Perairan Indonesia periode Oktober 2025 hingga Maret 2026, secara umum diprediksi akan didominasi oleh Normal hingga anomali positif (lebih hangat) dengan kisaran nilai +0.5 hingga +2.0 °C.
Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer tersebut, diprakirakan Awal Musim Hujan 2024/2025 Papua bagian Selatan diprakirakan terjadi pada bulan September-November 2025.
“ Bulan September dasarian II untuk wilayah Papsel 11 (Kab. Merauke : kecamatan: Waan dan Tubang), Papsel 13 (Kab. Merauke : kecamatan: Merauke, Sota, Naukenjerai, dan Semangga). Bulan November dasarian II untuk wilayah Papsel 12 (Kab. Merauke : kecamatan: Tabonji, Kimaam, Okaba, Malind, Kurik, Jagebob, dan Tanah Miring),” terangnya.
Sementara satu wilayah zona musim yang masih mengalami musim hujan hingga informasi prakiraan musim hujan ini diberikan, yakni Papsel 10 (Kab. Merauke : kecamatan: Merauke, Sota, Naukenjerai, dan Semangga).
Serta 8 zona musim wilayah lainnya yang mengalami Tipe 1 Musim atau hujan sepanjang tahun meliputi wilayah Papsel 1 (Kab. Mimika : kecamatan: Mimika Barat Jauh); (Kab. Dogiyai : kecamatan: Sukikai Selatan dan Sukikai), Papsel 2 (Kab. Deiyai : kecamatan: Tigi, Tigi Barat, Kapiraya, dan Bowobado); (Kab. Dogiyai : kecamatan: Mapia, Mapia Tengah, Dogiyai, Mapia Barat, Kamu Utara, Kamu, Kamu Selatan, Kamu Timur), Papsel 3 (Kab. Mimika : kecamatan: Mimika Barat Tengah), Papsel 4 (Kab. Mimika : kecamatan: Amar, Mimika Barat, Mimika Timur, Kuala Kencana, Wania, Iwaka, Agimuga, Kwamki Narama, Mimika Timur Jauh); (Kab. Deiyai : kecamatan: Jita dan Tigi Timur); (Kab. Asmat : kecamatan : Pulau Tiga, Joerat, sawa Erma, Unir Sirau, Agats, Jetsy, Akat, Bectbamu, Atsj, Sirets, Joerat)
Selanjutnya Papsel 5 (Kab. Mimika : kecamatan: Tembagapura, Jila, dan Hoya); (Kab. Nduga : kecamatan: Kenyam dan Gearek), Papsel 6 (Kab. Nduga : kecamatan: Mbuwa, Yigi, Mapenduma, dan Geselma), Papsel 7 (Kab. Nduga : kecamatan: Wosak); (Kab. Asmat : kecamatan: Suru-suru, Suator, Kopay, dan Kolf Braza); (Kab. Mappi : kecamatan: Ti-zain); (Kab. Boven Digoel : kecamatan: Yaniruma, Manggelum, dan Ambatkiwi), Papsel 8 (Kab. Asmat : kecamatan: Fayit, Pantai Kasuari, Safan, Der Koumor, dan Ayip); (Kab. Mappi : kecamatan: Assue, Citak Mitak, Kaibar, Passue Bawah, Haju); (Kab. Boven Digoel : kecamatan: Firiwage, Arimop, Ninati, Kouh, Kombut, Mandobo, Waropko, Sesnuk, Fofi, Mindiptana, Kawagit, Bomakia, Jair, dan Ki), Papsel 9 (Kab. Mappi : kecamatan: Obaa, Passue, Minyamur, dan Venaha); (Kab. Boven Digoel : kecamatan: Subur); (Kab. Merauke : kecamatan: Ulilin) dan Papsel 10 (Kab. Merauke : kecamatan: Ilwayab, Ngguti, Kaptel, Muting, dan Elikobel).
Sifat hujan selama Musim Hujan 2024/2025 pada umumnya diprakirakan Atas Normal ada 5 Zona Musim yaitu untuk wilayah Papsel 1, dan Papsel 3, Papsel 5, Papsel 7, Papsel 13. Normal ada 6 Zona Musim yaitu untuk wilayah Papsel 2, Papsel 6, Papsel 9, Papsel 10, Papsel 12, dan Papsel 13 dan Bawah Normal ada 1 Zona Musim yaitu untuk wilayah Papsel 4.
Sedangkan untuk Puncak Musim Hujan 2025/2026 di seluruh wilayah Papua Selatan diprakirakan terjadi diantara September 2025-April 2026. “ Pada bulan September 2025 untuk wilayah Papsel 1, pada bulan Oktober 2025 untuk wilayah Papsel 2, Papsel 5, Papsel 7, pada bulan Januari 2026 untuk wilayah Papsel 6, Papsel 9, pada bulan Februari 2026 untuk wilayah Papsel 8, Papsel 11, Papsel 12, Papsel 13, Pada Bulan Maret 2026 Papsel 10 dan pada Bulan April 2026 Papsel 3, Papsel 4,” jelasnya.[JON-NAL]
