Gubernur Papua Selatan Dorong Percepatan Pembangunan Kebun Plasma 3.500 Ha di Boven Digoel
Dialog di Aula PT TSE, Gubernur Apolo didampingi Direktur PT Bina Papua Luhurkarya (BPL) Tulus Sianipar.
Merauke, PSP — Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menegaskan dukungan penuh percepatan pembangunan kebun plasma seluas 3.500 hektare yang dikelola oleh Koperasi Bog Dagon Mandiri (BDM) di Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel.
Koperasi BDM terdiri dari masyarakat pemilik hak ulayat dari lima marga yang lahannya selama ini digunakan oleh PT Tunas Sawa Erma (TSE) Group di Blok A dengan luas total 17.000 hektare.
Dari luas tersebut, 20 persen dialokasikan sebagai kebun plasma untuk masyarakat adat.
Dalam dialog di Aula PT TSE, Gubernur Apolo didampingi Direktur PT Bina Papua Luhurkarya (BPL) Tulus Sianipar.
Apolo mengapresiasi PT TSE yang sudah memenuhi kewajiban sesuai aturan dengan menyerahkan 20 persen HGU untuk kebun plasma.
“Plasma 20 persen menjadi hak masyarakat yang harus diberikan. Kami berterima kasih kepada TSE yang telah menjalankan ketentuan perundangan,” tegas Apolo Safanpo.
Gubernur juga menyatakan dukungan Pemerintah Provinsi terhadap PT BPL sebagai pendamping koperasi, agar pembangunan kebun plasma berjalan lancar dan koperasi bisa berkembang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Pendampingan PT BPL sangat penting, tidak hanya secara teknis, tapi juga administrasi dan hukum,” kata Apolo.
Direktur PT Bina Papua Luhurkarya, Tulus Sianipar, menjelaskan bahwa dialog ini menjadi bagian dari tindak lanjut kesepakatan yang telah dibuat pada 23 Agustus 2025 berupa Surat Perintah Kerja (SPK).
PT BPL ditunjuk sebagai pendamping resmi pembangunan kebun plasma seluas 3.500 hektare, yang merupakan 20 persen dari Hak Guna Usaha (HGU) PT TSE Group blok A seluas 17.500 hektare
“Masyarakat lokal pemilik lahan akan difasilitasi untuk mendapatkan kebun plasma ini, dan kami juga menyiapkan pelatihan pengelolaan agar koperasi bisa tumbuh dan berdaya,” ujar Tulus.
Sementara itu, Ketua Koperasi BDM Alwesius Gembenop dan Wakil Ketua Hermanus Mikan berharap pemerintah mempercepat proses pengurusan izin dan dukungan penuh dari Pemprov Papua Selatan.
Ketua Marga pemilik lahan, Daniel Gue, meminta dukungan gubernur dalam perizinan dan pengelolaan kebun plasma untuk lima marga besar serta mendesak perusahaan blok B mempercepat proses pengurusan plasma bagi masyarakat adat.
“Kami sangat mengharapkan dukungan bapak Gubernur agar pembangunan kebun plasma ini cepat terlaksana demi masa depan anak-anak kami,” ujar Daniel. Gubernur Apolo berjanji akan terus mengawal proses pembangunan kebun plasma demi kesejahteraan masyarakat adat di Papua Selatan. [ERS-NAL]
