Gubernur Papua Selatan Imbau Masyarakat Tidak Umbar Aib Orang Lain di Media Sosial
Gubernur Papua Selatan usai memberikan paket bantuan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Balla Lompoa Bugis-Makassar, Tanah Merah, Sabtu.
Boven Digoel, PSP — Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengimbau umat Muslim untuk tidak mengumbar aib orang lain di media sosial serta tidak meniru budaya “ngerumpi” yang kini marak melalui platform digital.
Pesan ini disampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Balla Lompoa Bugis-Makassar, Tanah Merah, Sabtu (6/9).
“Jangan meneladani sistem ngerumpi saat ini melalui media sosial. Tak boleh mengumbar aib orang lain,” ujar Gubernur Apolo dalam sambutannya di hadapan para jemaah.
Ia mengajak seluruh umat Muslim menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai waktu untuk melakukan refleksi diri.
“Hari ini adalah waktu bagi kita untuk melihat kembali ke dalam diri, sejauh mana kehidupan yang kita jalani sesuai dengan teladan para nabi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan nasihat orang tua,” ucapnya.
Menurut Apolo, banyak orang kini terlarut dalam arus modernisasi hingga melupakan nilai-nilai dasar dalam kehidupan.
Ia menyoroti perubahan sistem nilai, di mana kini seseorang lebih dihargai karena profesi dan pekerjaannya, bukan karena iman dan amal ibadah seperti zaman dahulu.
“Sudah terjadi transformasi nilai. Saat ini kita lebih bangga menyebut profesi, misalnya ‘saya adalah guru’ atau ‘saya adalah dokter’, ketimbang menekankan amal dan iman,” jelasnya.
Ia juga menilai bahwa dalam kehidupan sehari-hari, waktu lebih banyak dihabiskan untuk pekerjaan dan mengejar target, hingga mengorbankan waktu bersama anak, keluarga, dan komunitas.
“Bahkan hari libur dan hari besar keagamaan pun digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan,” tambahnya.
Gubernur Safanpo juga menyinggung kondisi dunia pendidikan yang menurutnya telah mengalami pergeseran akibat modernisasi.
“Dulu, perguruan tinggi mencetak manusia berpikiran bebas. Sekarang, sistem pendidikan lebih mengarah pada mencetak tenaga kerja,” katanya.
Menutup sambutannya, Gubernur Safanpo mengajak umat Muslim di Tanah Merah untuk kembali mendekatkan diri kepada nilai-nilai luhur yang diajarkan orang tua, tokoh agama, dan tokoh masyarakat demi pertumbuhan rohani yang lebih baik. Sebagai bentuk perhatian, Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyiapkan 350 bingkisan untuk diserahkan kepada umat Muslim di Tanah Merah. Penyerahan bingkisan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Apolo di akhir acara. [ERS-NAL]
